Nasional

PT Xacti Indonesia Tutup, 350 Buruh Kena PHK

9
×

PT Xacti Indonesia Tutup, 350 Buruh Kena PHK

Sebarkan artikel ini
PT Xacti Indonesia di Depok, Jawa Barat. (foto: istimewa)

JAKARTA – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali terjadi. Kali ini, PT Xacti Indonesia yang beroperasi di Depok, Jawa Barat, resmi menutup kegiatan operasionalnya dan memberhentikan sekitar 350 pekerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, penutupan pabrik dipicu ketidakpastian ekonomi global yang berdampak langsung terhadap biaya produksi perusahaan.

“Benar telah terjadi PHK sekitar 350 karyawan di PT Xacti Indonesia yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Perusahaan juga total menutup operasionalnya,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, Senin (25/5).

Menurutnya, konflik geopolitik dunia ikut memperparah kondisi industri. Kenaikan harga bahan baku, BBM industri, hingga ongkos produksi membuat perusahaan tidak lagi mampu bersaing di pasar global.

BACA JUGA:  Wamenaker Ungkap Hasil Audiensi dengan Manajemen Indomaret, Ada Dua Keputusan yang Disepakati

“Perang yang terjadi membuat harga-harga naik, termasuk BBM dan bahan baku. Sementara BBM industri yang digunakan pabrik itu non-subsidi, sehingga biaya produksi ikut melonjak,” jelasnya.

Ia menambahkan, produk kamera yang diproduksi PT Xacti Indonesia juga sangat bergantung pada pasar ekspor. Namun kondisi pasar internasional yang sedang lesu membuat permintaan menurun drastis.

Tak hanya itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disebut semakin membebani perusahaan. Sebab, sebagian besar bahan baku masih diimpor menggunakan mata uang asing.

“Bahan baku impor dibeli menggunakan dolar, sementara transaksi di dalam negeri memakai rupiah. Ini membuat ongkos produksi makin berat,” katanya.

Said Iqbal mengaku pihaknya telah menerima informasi penutupan perusahaan sejak beberapa waktu lalu melalui laporan serikat pekerja di internal perusahaan.

BACA JUGA:  Buruh Rokok Tolak Kenaikan Cukai, Minta Presiden Lindungi Industri Padat Karya

Ia juga menyebut PT Xacti Indonesia sebelumnya merupakan anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang tergabung dalam KSPI. Namun dalam dua bulan terakhir, perusahaan sudah tidak aktif dalam keanggotaan serikat karena tengah mempersiapkan penutupan permanen.

“Sebelumnya mereka anggota KSPI melalui FSPMI, tetapi dalam dua bulan terakhir sudah tidak aktif karena memang bersiap menutup operasional perusahaan,” tutupnya

Sumber: CNBC Indonesia