Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 7 hingga 11 November, Simak Cara Daftarnya

76
×

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 7 hingga 11 November, Simak Cara Daftarnya

Sebarkan artikel ini

Ministry of Manpower Opens Registration for 2026 National Vocational Training Program Batch 7 Until November 11, Here’s How to Apply

Vocational Training Lab Registration 2026-Foto ilustrasi AI
JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 7. Masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun berwirausaha dapat mengikuti program pelatihan tersebut.

Pendaftaran PVN 2026 Batch 7 dibuka mulai 28 Oktober hingga 11 November 2026. Calon peserta dapat melakukan registrasi secara daring melalui platform Skillhub Kemnaker di laman skillhub.kemnaker.go.id.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program ini terbuka bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar memiliki bekal lebih baik dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja.

“Registrasi masih dibuka. Kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar dan tidak menunggu hari terakhir,” kata Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (4/11/2026).

Menurut Darmawansyah, calon peserta dapat memilih program pelatihan sesuai minat dan kebutuhan masing-masing. Pilihan bidang keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan diri untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

BACA JUGA:  Jumhur Hidayat Usul Pemulung Disebut Pekerja Pemilah Sampah

Cara Daftar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 7

Untuk mengikuti PVN 2026 Batch 7, calon peserta terlebih dahulu harus memiliki akun SIAPkerja. Bagi masyarakat yang belum mempunyai akun, registrasi dapat dilakukan melalui layanan SIAPkerja.

Setelah memiliki akun, calon peserta diwajibkan melengkapi profil menggunakan data diri yang benar dan lengkap.

Berikut tahapan pendaftaran PVN 2026 Batch 7:

  1. Membuat atau masuk ke akun SIAPkerja.
  2. Melengkapi profil dengan data diri dan riwayat pendidikan.
  3. Mengikuti asesmen kecocokan kerja atau Self Potential Inventory (SPI).
  4. Mengikuti asesmen penilaian diri yang bersifat opsional.
  5. Mengakses fitur Skillhub untuk melihat program pelatihan yang tersedia.
  6. Memilih program pelatihan sesuai minat dan kebutuhan.
  7. Melakukan pendaftaran pada program pelatihan yang dipilih.
  8. Mengikuti Asesmen Siap Latih sebagai bagian dari proses seleksi.
BACA JUGA:  Kemnaker Catat 53.490 Pekerja Terkena PHK hingga Agustus 2026

Kemnaker menegaskan, setelah melakukan pendaftaran melalui Skillhub, calon peserta wajib menyelesaikan Asesmen Siap Latih paling lambat 11 November 2026 pukul 23.59 WIB.

Asesmen tersebut menjadi salah satu tahapan seleksi untuk mengukur kesiapan calon peserta dalam mengikuti program pelatihan.

“Siapkan data diri dan riwayat pendidikan, lalu ikuti seluruh tahapan sampai selesai, termasuk asesmen siap latih. Pendaftaran yang belum lengkap tidak dapat diproses,” pungkas Darmawansyah.

Jadwal Seleksi dan Pengumuman Peserta

Kemnaker juga telah menetapkan tahapan seleksi hingga pelaksanaan PVN 2026 Batch 7. Setelah masa pendaftaran ditutup, calon peserta akan mengikuti proses seleksi dan wawancara.

Berikut jadwal lengkap PVN 2026 Batch 7:

  • 28 Oktober–11 November 2026: Pendaftaran peserta.
  • 11 November 2026, pukul 23.59 WIB: Batas akhir Asesmen Siap Latih.
  • 12–18 November 2026: Seleksi dan wawancara calon peserta.
  • 19 November 2026: Pengumuman peserta yang lolos seleksi.
  • 25 November 2026: Kick-off dan orientasi PVN 2026 Batch 7.
BACA JUGA:  Usia 47 Tahun Usai Kena PHK, Syarif Berburu Kerja di Jakarta: Berharap Perusahaan Tak Pandang Umur

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini diimbau segera mengakses platform Skillhub Kemnaker untuk melihat pilihan pelatihan, persyaratan, serta informasi jadwal secara lengkap.

Program Pelatihan Vokasi Nasional diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan kompetensi dan keterampilan kerja, sehingga masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk memasuki pasar kerja maupun menciptakan peluang usaha sendiri. (Sumber : ajnn.net)