Kepolisian setempat mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Kedua pekerja dilaporkan terjatuh ke dalam lubang lift dari ketinggian sekitar tiga lantai ketika sedang melakukan pekerjaan instalasi di lokasi konstruksi tersebut.
Kedua korban masing-masing bermarga Hung (洪) dan Wang (王). Saat ditemukan di lokasi kejadian, keduanya sudah tidak menunjukkan tanda-tanda vital.
Petugas kemudian mengevakuasi kedua korban dan membawa mereka ke rumah sakit yang berbeda untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, keduanya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 waktu setempat.
Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kondisi di lokasi kerja saat insiden terjadi.
Proyek Dihentikan, Pengembang Terancam Denda
Menindaklanjuti kecelakaan yang menewaskan dua pekerja tersebut, Departemen Pekerjaan Umum Kota New Taipei memerintahkan penghentian sementara pekerjaan di lokasi konstruksi perumahan itu.
Selain penghentian pekerjaan, pengembang proyek juga akan dikenai denda sebesar NT$90.000 atau sekitar Rp49,95 juta.
Sementara itu, Kantor Inspeksi Standar Ketenagakerjaan akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus memeriksa kemungkinan adanya persoalan terkait penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi proyek.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap apakah kecelakaan terjadi akibat kondisi lubang lift, prosedur pelaksanaan pekerjaan instalasi, atau faktor lain yang berkaitan dengan keselamatan kerja.
Keselamatan Kerja Kembali Menjadi Sorotan
Kecelakaan yang merenggut nyawa dua pekerja ini kembali menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di sektor konstruksi, terutama pada pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, seperti instalasi lift dan aktivitas di area terbuka pada bangunan bertingkat.
Area lubang lift merupakan salah satu titik berbahaya di lokasi konstruksi apabila tidak dilengkapi dengan pengamanan yang memadai. Karena itu, pengendalian akses, pemasangan pelindung, serta penerapan prosedur kerja yang aman menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kecelakaan serupa.
Meski demikian, penyebab kecelakaan di Distrik Xinzhuang tersebut belum dapat dipastikan. Hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan ketenagakerjaan akan menjadi dasar untuk menentukan faktor penyebab serta kemungkinan adanya pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan kerja.
Kasus ini menambah perhatian terhadap perlindungan pekerja konstruksi, khususnya dalam memastikan bahwa setiap pekerjaan instalasi dilaksanakan dengan prosedur keselamatan yang memadai agar risiko kecelakaan fatal dapat dicegah. (Sumber : focustaiwan.tw)











