Internasional

Delegasi Serikat Pekerja Indonesia Bertemu Presiden ILC, Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia–Turki

21
×

Delegasi Serikat Pekerja Indonesia Bertemu Presiden ILC, Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia–Turki

Sebarkan artikel ini

International Labour Confederation (ILC) yang berkedudukan di Istanbul, Turki, merupakan organisasi internasional yang menghimpun konfederasi dan organisasi pekerja dari berbagai negara di kawasan Timur Tengah dan Asia, termasuk Indonesia. Organisasi ini berperan dalam memperkuat solidaritas pekerja internasional, memperjuangkan keadilan sosial, serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

Foto bersama Delegasi Buruh Indonesia dengan Presiden ILC

Jenewa, Swiss – Di sela-sela pelaksanaan International Labour Conference (ILC) Session 114 yang berlangsung di Jenewa, Swiss, delegasi serikat pekerja Indonesia yang tergabung dalam International Labour Confederation (ILC) mengadakan pertemuan dengan Presiden ILC Ali Yalcin dan Sekretaris Jenderal ILC Hamza Oksuz guna membahas berbagai program dan peluang kerja sama antara Indonesia dan Turki.

Pertemuan tersebut dijembatani oleh Wakil Presiden ILC Suharjono Kademi Kartodinomo, yang selama ini aktif membangun dan memperkuat hubungan antara organisasi pekerja Indonesia dengan jaringan serikat pekerja internasional yang tergabung dalam ILC.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum KSBSI sekaligus Ketua Delegasi Pekerja Indonesia, Darta Pakpahan, Sekretaris Jenderal KSPSI Jumhur Hidayat, Arif Minardi, Daeng Wahidin dari KBMI, serta sejumlah delegasi pekerja Indonesia yang mengikuti Konferensi Perburuhan Internasional di Jenewa.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat persaudaraan, para peserta membahas berbagai agenda kerja sama yang akan dilaksanakan di Indonesia maupun di Turki sebagai pusat kegiatan International Labour Confederation. Fokus pembahasan meliputi penguatan kapasitas organisasi serikat pekerja, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, peningkatan kompetensi pekerja, pengembangan dialog sosial, serta perluasan kerja sama internasional dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja.

BACA JUGA:  Hari Ke-11 ILC 114: Delegasi Pekerja Indonesia Mulai Beradaptasi dengan Budaya, Bahasa, dan Aturan di Jenewa Swiss

Presiden ILC Ali Yalcin menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif organisasi pekerja Indonesia dalam berbagai kegiatan ILC. Ia menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antarorganisasi pekerja dari berbagai negara guna mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja yang lebih baik.

“Solidaritas internasional menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. ILC berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kapasitas organisasi pekerja di berbagai negara, termasuk Indonesia,” ujar Ali Yalcin.

Diskusi Delegasi Serikat Pekerja Indonesia Bersama Presiden ILC, Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia–Turki

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ILC Hamza Oksuz menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam gerakan pekerja internasional karena besarnya jumlah tenaga kerja dan aktifnya organisasi pekerja Indonesia dalam berbagai forum global. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan modern, termasuk transformasi teknologi, ekonomi platform, perlindungan pekerja migran, dan penguatan dialog sosial.

BACA JUGA:  Hari Kelima ILC 114, Delegasi Pekerja KSPSI Jumhur Asal Banten Laksanakan Sholat Jumat di PTRI Jenewa

Ketua Delegasi Pekerja Indonesia, Darta Pakpahan, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama internasional serikat pekerja Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dengan ILC akan semakin memperkuat kapasitas organisasi pekerja Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan pekerja di tengah dinamika dunia kerja global.

Delegasi Indonesia dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan berbagai perkembangan ketenagakerjaan nasional serta komitmen untuk terus memperjuangkan pekerjaan layak dan perlindungan hak-hak pekerja melalui kerja sama internasional yang konstruktif. Selain itu, dibahas pula peluang pengembangan jaringan kerja sama antara organisasi pekerja Indonesia dan Turki yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pekerja di kedua negara.

Salah satu anggota delegasi Indonesia, H. Dewa Sukma Kelana, S.H., M.Kn., yang juga menjabat Sekretaris DPD KSPSI Provinsi Banten dan Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Banten, menyambut positif hasil pertemuan tersebut.

BACA JUGA:  Mengenal Komite Aplikasi Standar ILO (CAS): “Rapor Dunia” bagi Negara dalam Menjalankan Hak-Hak Pekerja

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan antara organisasi pekerja Indonesia dengan jaringan pekerja internasional. Kami berharap berbagai program yang dibahas dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi pekerja Indonesia,” ujarnya.

International Labour Confederation (ILC) yang berkedudukan di Istanbul, Turki, merupakan organisasi internasional yang menghimpun konfederasi dan organisasi pekerja dari berbagai negara di kawasan Timur Tengah dan Asia, termasuk Indonesia. Organisasi ini berperan dalam memperkuat solidaritas pekerja internasional, memperjuangkan keadilan sosial, serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi ketenagakerjaan Indonesia di tingkat internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam memperjuangkan pekerjaan layak, perlindungan hak-hak pekerja, dan peningkatan kesejahteraan buruh di Indonesia maupun negara-negara anggota ILC lainnya.(obn)