Nasional

Jusuf Rizal Siap Maju Calon Ketum KSPSI Periode 2027–2032, Ingin Kembalikan Semangat Perjuangan Buruh Sejak 1973

118
×

Jusuf Rizal Siap Maju Calon Ketum KSPSI Periode 2027–2032, Ingin Kembalikan Semangat Perjuangan Buruh Sejak 1973

Sebarkan artikel ini

Jusuf Rizal Ready to Run for KSPSI Chairman for 2027–2032 Term, Vows to Revive the Spirit of Workers’ Struggle Since 1973

Jusuf Rizal (kiri). Yorrys Raweyai (kanan). (Foto- Ist)
JAKARTA – Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Yorrys Raweyai, KRH HM Jusuf Rizal, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum KSPSI periode 2027–2032. Dia ingin mengembalikan semangat perjuangan organisasi yang berdiri sejak 1973 agar kembali konsisten membela hak, kepentingan, perlindungan, dan kesejahteraan pekerja serta buruh.

Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Rizal menjelang pelaksanaan Kongres XI KSPSI pimpinan Yorrys Raweyai yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027.

Dalam kontestasi tersebut, Jusuf Rizal menyatakan siap bersaing dengan kandidat lainnya melalui adu gagasan, visi, dan konsep untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Hal itu disampaikannya saat menjawab pertanyaan wartawan di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Saat itu, Jusuf Rizal baru saja menghadiri kegiatan salah satu serikat pekerja dalam kapasitasnya sebagai Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Seluruh Indonesia.

“Jika saya mencalonkan diri menjadi Ketua Umum KSPSI, bukan untuk mengincar jabatan di pemerintahan atau komisaris. Saya akan terus memperjuangkan nasib pekerja dan buruh, terpilih atau tidak terpilih memimpin KSPSI periode 2027–2032. Namun, bertarung adu gagasan dan konsep dengan siapa pun dalam memajukan KSPSI ke depan adalah hak setiap anggota,” tegas Jusuf Rizal.

Struktur Pencalonan: Ketua Harian Siap Bersaing dalam Kongres XI

Dalam struktur organisasi KSPSI pimpinan Yorrys Raweyai, Jusuf Rizal saat ini menjabat sebagai Ketua Harian DPP KSPSI, sedangkan Yorrys Raweyai menjabat sebagai Ketua Umum untuk periode 2022–2027.

BACA JUGA:  Koalisi 90% Serikat Buruh Temui DPR: Serahkan Draf RUU Ketenagakerjaan dan Peringatkan Potensi Gejolak Agustus

Dengan demikian, pernyataan Jusuf Rizal merupakan deklarasi kesiapan untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan pada Kongres XI KSPSI, bukan penetapan dirinya sebagai calon resmi maupun pengganti Ketua Umum saat ini.

Kongres XI yang dijadwalkan berlangsung Februari 2027 akan menjadi forum organisasi untuk menentukan kepemimpinan KSPSI periode berikutnya, yakni 2027–2032.

Jusuf Rizal juga tidak mempermasalahkan apabila Yorrys Raweyai kembali mencalonkan diri. Menurutnya, setiap anggota yang memenuhi ketentuan organisasi memiliki hak untuk berkompetisi sesuai mekanisme dan konstitusi KSPSI.

Dia menegaskan, kompetisi kepemimpinan harus mengedepankan demokrasi organisasi, bukan kepentingan jabatan ataupun kekuasaan.

Ingin Kembalikan Semangat KSPSI Sejak 1973

Jusuf Rizal mengatakan keinginannya maju sebagai calon Ketua Umum KSPSI dilandasi tekad untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan organisasi yang telah berdiri sejak 1973.

Menurutnya, KSPSI memiliki sejarah panjang sebagai salah satu organisasi serikat pekerja dan buruh di Indonesia. Karena itu, organisasi harus tetap berpegang pada tujuan utamanya, yakni membela kepentingan pekerja, memperjuangkan keadilan, serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan buruh.

Dia menilai organisasi serikat pekerja tidak semestinya dijadikan sarana untuk memperoleh jabatan di pemerintahan ataupun posisi komisaris perusahaan.

Jusuf Rizal mengaku selama 15 tahun terakhir konsisten menjalankan program Bina-Lindung-Sejahtera yang menurutnya telah dirumuskan sejak awal bersama sejumlah tokoh serikat pekerja dan buruh.

BACA JUGA:  Polemik PP dan Kontrak Borongan PT Bagong Mencuat, DPRD Kutim Siap Turun ke Perusahaan

Dia menyatakan tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat dan pekerja. Namun, organisasi serikat pekerja juga harus menjalankan fungsi kontrol secara kritis dan konstruktif.

Independensi organisasi, lanjutnya, harus tetap dijaga agar perjuangan membela pekerja dan buruh tidak terpengaruh kepentingan kekuasaan maupun iming-iming jabatan.

“Di luar sistem membela kepentingan pekerja dan buruh serta bersama rakyat, buat saya itu lebih baik daripada di dalam kekuasaan, tetapi zalim kepada pekerja dan buruh. Sebab, saya meyakini setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan kelak,” ujarnya.

Siapkan Sekretariat dan Konsep Organisasi Modern

Dalam mempersiapkan pencalonannya, Jusuf Rizal mengaku telah menyiapkan sekretariat organisasi di kawasan Tebet, Jakarta.

Sekretariat tersebut diproyeksikan menjadi kantor tetap apabila dirinya terpilih sebagai Ketua Umum KSPSI periode 2027–2032. Dia menginginkan organisasi memiliki kantor permanen sehingga tidak terus bergantung pada sistem sewa yang mengharuskan perpindahan tempat.

Selain infrastruktur organisasi, Jusuf Rizal juga menyiapkan konsep pengelolaan organisasi modern untuk memajukan KSPSI.

Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja dan buruh agar mampu menghadapi perubahan zaman, perkembangan teknologi, serta tantangan revolusi industri.

BACA JUGA:  Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) Resmi Dorong RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Baru ke DPR RI

Menurutnya, peningkatan kompetensi pekerja menjadi kebutuhan penting agar tenaga kerja Indonesia tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan dunia industri.

Dia juga ingin mempersiapkan pekerja dan buruh agar memiliki kemampuan serta daya saing yang memadai dalam menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.

Berbagai gagasan tersebut rencananya akan menjadi bagian dari konsep yang dibawanya dalam Kongres XI KSPSI pada Februari 2027.

Biodata Singkat Jusuf Rizal

KRH HM Jusuf Rizal merupakan aktivis organisasi, wartawan senior, dan penggiat antikorupsi berdarah Madura-Batak.

Di bidang ketenagakerjaan, dia menjabat sebagai Ketua Harian KSPSI pimpinan Yorrys Raweyai, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI), Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh TKBM Seluruh Indonesia, serta Koordinator Forum Jaminan Sosial (Jamsos) lintas federasi dan konfederasi.

Di luar organisasi buruh, Jusuf Rizal dikenal sebagai pendiri LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI), Ketua Umum Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara), serta Ketua LBH LSM LIRA.

Pengalamannya di bidang organisasi dan advokasi tersebut menjadi salah satu modal yang dibawanya untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan KSPSI.

Melalui pencalonannya, Jusuf Rizal berharap KSPSI kembali pada semangat awal pendiriannya, yakni menjadi organisasi yang independen, modern, dan konsisten memperjuangkan hak, perlindungan, keadilan, serta kesejahteraan pekerja dan buruh Indonesia. (Sumber : javasatu.com)