Internasional

32 Delegasi KSPSI Jumhur Hidayat Hadiri Pertemuan ILC Ke-114 di Jenewa, Swiss

14
×

32 Delegasi KSPSI Jumhur Hidayat Hadiri Pertemuan ILC Ke-114 di Jenewa, Swiss

Sebarkan artikel ini
Persiapan sidang standar di gedung ILO Jenewa Swiss
Agenda Delegasi KSPSI Persiapan Sidang Aplication Standart, gedung ILO Jenewa Swiss

Jenewa, Swiss – 2 Juni 2026 – Sebanyak 32 delegasi dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Jumhur Hidayat menghadiri International Labour Conference (ILC) ke-114 yang diselenggarakan oleh International Labour Organization di Jenewa, Swiss, pada tanggal 1–12 Juni 2026. Pertemuan tahunan ini merupakan forum ketenagakerjaan terbesar di dunia yang mempertemukan perwakilan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dari 187 negara anggota ILO untuk membahas berbagai isu strategis ketenagakerjaan global.

Kehadiran delegasi KSPSI menjadi bagian dari partisipasi aktif gerakan buruh Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di tingkat internasional. Delegasi tersebut akan mengikuti berbagai sidang pleno, pertemuan komite, serta forum-forum diskusi yang membahas masa depan dunia kerja di tengah perkembangan teknologi, transformasi ekonomi digital, dan tantangan global ketenagakerjaan.

BACA JUGA:  Buruh Indonesia Minta Regulasi AI Berkeadilan: Kemajuan Teknologi Tak Boleh Mengorbankan Pekerja

Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa partisipasi delegasi Indonesia dalam ILC merupakan momentum penting untuk memperkuat posisi pekerja Indonesia di forum internasional. Menurutnya, berbagai isu yang dibahas dalam ILC akan berdampak langsung terhadap kebijakan ketenagakerjaan nasional, sehingga suara pekerja Indonesia perlu hadir dan diperjuangkan secara aktif.

Pada ILC ke-114 tahun ini, sejumlah agenda utama yang menjadi perhatian dunia antara lain pembahasan standar kerja layak dalam ekonomi platform digital, penguatan dialog sosial dan tripartit, serta percepatan agenda transformasi kesetaraan gender di dunia kerja. Selain itu, konferensi juga membahas berbagai laporan terkait penerapan standar ketenagakerjaan internasional di negara-negara anggota ILO.

Delegasi KSPSI diharapkan dapat menjalin komunikasi dan kerja sama dengan organisasi pekerja dari berbagai negara guna memperkuat solidaritas internasional serta memperjuangkan terciptanya pekerjaan yang layak, perlindungan sosial yang lebih baik, dan peningkatan kesejahteraan pekerja Indonesia.

BACA JUGA:  Suara Buruh Banten Menggema di Forum Dunia, Dewa Sukma Kelana Bawa Aspirasi Pekerja Indonesia ke Jenewa

Konferensi yang berlangsung di kantor pusat ILO dan beberapa lokasi resmi lainnya di Jenewa ini akan ditutup pada 12 Juni 2026 dengan penyampaian hasil-hasil pembahasan dan rekomendasi yang akan menjadi rujukan kebijakan ketenagakerjaan global ke depan.(obn)