EkonomiInternasionalNasional

Ford Matangkan Rencana Produksi Lokal di Indonesia, Target Perakitan Kendaraan Dimulai 2028

99
×

Ford Matangkan Rencana Produksi Lokal di Indonesia, Target Perakitan Kendaraan Dimulai 2028

Sebarkan artikel ini

Ford Advances Indonesia Local Production Plan, Targets Vehicle Assembly by 2028

ILUSTRASI - Mobil produksi ford

JAKARTA – Ford melalui RMA Indonesia memastikan komitmennya untuk memperkuat kehadirannya di pasar otomotif nasional dengan menyiapkan berbagai langkah menuju produksi kendaraan secara lokal. Saat ini, perusahaan mengaku masih menyusun sejumlah rencana strategis dan melakukan pembahasan intensif dengan berbagai pihak guna merealisasikan target tersebut.

Regional Director RMA Indonesia, Roelof Lamberts, mengatakan Ford terus menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia serta sejumlah pemilik fasilitas manufaktur di dalam negeri sebagai bagian dari persiapan produksi lokal.

“Kami terus berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Roelof Lamberts di Sentul, Jawa Barat.

Menurutnya, komunikasi yang intensif dengan pemerintah dan mitra industri diharapkan dapat memperlancar proses realisasi investasi Ford di Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas ekspansi bisnis sekaligus memperkuat posisi merek Ford di pasar otomotif nasional.

BACA JUGA:  Sertifikat Bukan Akhir, Hendi Priyono Tekankan Pentingnya Manfaat dan Tanggung Jawab Instruktur

Ford melihat Indonesia sebagai salah satu pasar potensial, terutama pada segmen Sport Utility Vehicle (SUV) yang dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Selain itu, kendaraan pikap berpenggerak empat roda (4×4) juga dipandang memiliki peluang pasar yang besar seiring tingginya kebutuhan dari sektor perkebunan, pertambangan, hingga industri minyak dan gas.

“Segmen pikap 4×4 sendiri cukup besar di Indonesia dan kami memiliki produk yang sesuai untuk pasar tersebut,” ujar pihak Ford.

Saat ini seluruh kendaraan Ford yang dipasarkan di Indonesia masih diimpor secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Beberapa model yang dipasarkan antara lain Ford Ranger Series, Ford Everest Series, dan Ford Mustang.

BACA JUGA:  Terima Draf RUU Ketenagakerjaan, Obon Tabroni Apresiasi Langkah Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia

Sebelumnya, Ford menyampaikan target untuk mulai melakukan perakitan kendaraan di Indonesia pada 2028. Nilai investasi yang disiapkan untuk pembangunan fasilitas perakitan diperkirakan mencapai sekitar Rp76 miliar.

“Masih banyak detail yang harus diselesaikan. Namun untuk saat ini target waktunya memang masih sekitar tahun 2028,” kata Roelof.

Berpeluang Gandeng Handal Indonesia Motor

Di tengah rencana produksi lokal tersebut, Ford juga dikabarkan tengah menjajaki peluang kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) sebagai mitra perakitan kendaraan di Indonesia.

Menanggapi kabar tersebut, Wakil Komisaris Utama HIM, Jongkie D. Sugiarto, membenarkan bahwa perusahaan memang tengah melakukan komunikasi dengan sejumlah merek otomotif, meski belum bersedia mengungkap identitas maupun bentuk kerja sama yang sedang dibahas.

“Saya bilang ada pembicaraan-pembicaraan dengan beberapa merek,” ujar Jongkie.

Meski belum memberikan rincian lebih lanjut, pernyataan tersebut semakin menguatkan spekulasi bahwa Ford berpeluang memanfaatkan fasilitas manufaktur milik Handal sebagai langkah awal memulai produksi lokal sebelum membangun fasilitas sendiri.

BACA JUGA:  PT Agrinas Palma Nusantara Buka Lebih dari 20 Ribu Lowongan Kerja untuk Perkuat Pengelolaan Perkebunan Sawit

Apabila rencana tersebut terealisasi, kehadiran lini produksi Ford di Indonesia diperkirakan akan memperkuat industri otomotif nasional, meningkatkan kandungan lokal kendaraan, serta membuka peluang investasi dan penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur otomotif. (Sumber : katadata.co.id)