Nasional

Irsad Ade Irawan Mundur dari Ketua Partai Buruh DIY, Pengurus dan Basis Massa Tarik Dukungan

77
×

Irsad Ade Irawan Mundur dari Ketua Partai Buruh DIY, Pengurus dan Basis Massa Tarik Dukungan

Sebarkan artikel ini

Irsad Ade Irawan resigns as chairman of the Yogyakarta Labor Party, and its leadership and base withdraw support.

Partai Buruh

YOGYAKARTA, Gelombang pengunduran diri di tubuh Partai Buruh terus berlanjut. Kali ini, Irsad Ade Irawan resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Partai Buruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (27/6/2026).

Keputusan tersebut diambil menyusul keluarnya ORI-KSPSI AGN sebagai salah satu organisasi inisiator pendiri Partai Buruh dari struktur kepengurusan partai di tingkat nasional.

Tak hanya pengunduran diri Irsad Ade Irawan, seluruh jajaran pengurus Partai Buruh DIY yang berasal dari unsur ORI-KSPSI AGN juga menyatakan mundur. Bersamaan dengan itu, basis massa buruh, petani, serta elemen Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) di DIY turut menarik dukungan terhadap Partai Buruh di wilayah tersebut.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan yang sebelumnya diumumkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Buruh periode 2026–2031, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., yang secara resmi mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Buruh.

BACA JUGA:  Ratusan Buruh PT NNI Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Disnaker

Pernyataan pengunduran diri Ferri Nuzarli disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (26/6/2026) di Hotel Ambhara, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Ferri menegaskan bahwa pengunduran dirinya tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga berlaku bagi seluruh jajaran pengurus Partai Buruh di semua tingkatan yang berasal dari unsur ORI-KSPSI AGN.

Keputusan tersebut menjadi sorotan publik karena Ferri Nuzarli baru saja kembali dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dalam Kongres V Partai Buruh yang berlangsung pada 22 Januari 2026.

Mundurnya jajaran pengurus dari unsur ORI-KSPSI AGN, termasuk di tingkat daerah seperti DIY, dinilai menjadi dinamika politik internal yang cukup signifikan bagi Partai Buruh. Selain berdampak pada struktur organisasi, keputusan itu juga berpengaruh terhadap basis dukungan partai, mengingat sejumlah organisasi buruh, petani, dan elemen MPBI di berbagai daerah mulai menyatakan sikap mengikuti keputusan organisasi.

BACA JUGA:  Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026

Dengan mundurnya Irsad Ade Irawan beserta jajaran pengurus DIY dan ditariknya dukungan dari berbagai basis massa di wilayah tersebut, Partai Buruh kini menghadapi tantangan untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus menjaga soliditas kepengurusan di tingkat daerah pasca hengkangnya unsur ORI-KSPSI AGN.   (Dikutip dari berbagai Sumber)

@kg_krd