Internasional

Hari ke-7 ILC Session 114: Semangat Perjuangan Buruh Terus Bergelora di Forum Internasional

136
×

Hari ke-7 ILC Session 114: Semangat Perjuangan Buruh Terus Bergelora di Forum Internasional

Sebarkan artikel ini

Berbagai pembahasan strategis dalam komite-komite ILC terus berlangsung, mulai dari penguatan standar ketenagakerjaan internasional, perlindungan pekerja di era ekonomi digital dan platform, hingga peningkatan dialog sosial sebagai instrumen utama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

Berbagai pembahasan strategis dalam komite-komite ILC terus berlangsung, mulai dari penguatan standar ketenagakerjaan internasional, perlindungan pekerja di era ekonomi digital dan platform, hingga peningkatan dialog sosial sebagai instrumen utama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

Jenewa, Swiss — Memasuki hari ke-7 pelaksanaan International Labour Conference (ILC) Session 114 yang diselenggarakan oleh International Labour Organization (ILO) di Jenewa, Swiss, delegasi pekerja Indonesia terus menggelorakan perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan pekerja di tingkat nasional maupun internasional.

Berbagai pembahasan strategis dalam komite-komite ILC terus berlangsung, mulai dari penguatan standar ketenagakerjaan internasional, perlindungan pekerja di era ekonomi digital dan platform, hingga peningkatan dialog sosial sebagai instrumen utama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

Delegasi pekerja Indonesia menegaskan pentingnya dialog tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sebagai fondasi utama dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang adil, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Melalui dialog yang konstruktif, berbagai tantangan dunia kerja dapat dihadapi secara bersama dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan sosial dan pekerjaan yang layak (decent work).

BACA JUGA:  Hari ke dua ILC ke-114, Delegasi Buruh Indonesia Asal Banten Ikuti Pembahasan Berbagai Komite Strategis di Jenewa

H. Dewa Sukma Kelana, S.H., M.Kn, Sekretaris DPD KSPSI Provinsi Banten yang juga Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Banten serta dosen Universitas Pamulang Kampus Serang, menyampaikan bahwa forum ILC menjadi momentum penting bagi gerakan pekerja dunia untuk memperjuangkan hak-hak pekerja sekaligus membangun kolaborasi internasional yang lebih kuat.

Keakraban Perwakilan masing masing delegasi antar negara (Dewa Sukma Kelana, Tengah)

“Perjuangan buruh di tingkat internasional harus tetap mengedepankan semangat dialog sosial dan kerja sama tripartit. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga mendukung keberlanjutan dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam ILC Session 114, delegasi pekerja Indonesia berharap berbagai rekomendasi dan standar yang dihasilkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan pekerja, penguatan hubungan industrial, serta terciptanya pekerjaan yang layak bagi seluruh pekerja di Indonesia dan dunia.(obn)

BACA JUGA:  Tambang Batu Bara Meledak, 90 Buruh Tewas