Daerah

Sopir dan Buruh Kupas Bawang Berkelahi Usai Pesta Miras di Klungkung, Berakhir Damai

106
×

Sopir dan Buruh Kupas Bawang Berkelahi Usai Pesta Miras di Klungkung, Berakhir Damai

Sebarkan artikel ini

Drunken Fight Between Driver and Onion Peeling Worker at Klungkung Boarding House Ends in Peace Agreement

Polisi mendatangi perkelahian dua orang di rumah kos Semarapura, Klungkung yang mengganggu warga- jimbaranexpress

KLUNGKUNG, BALI – Dua pria yang berprofesi sebagai sopir dan buruh kupas bawang terlibat perkelahian setelah mengonsumsi minuman keras bersama di Kabupaten Klungkung, Bali. Keributan yang terjadi di sebuah rumah kos itu sempat membuat penghuni lain panik hingga akhirnya polisi turun tangan.

Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono, mengatakan kedua pria tersebut adalah Rivaldi Siu (22), seorang buruh kupas bawang, dan Trivaldo Tlaan (18), yang bekerja sebagai sopir.

Peristiwa bermula ketika keduanya menggelar pesta minuman keras di area parkir gudang bawang yang berada di dekat Pasar Galiran. Setelah selesai minum, mereka kembali ke kamar kos masing-masing.

“Awalnya mereka minum-minum di area parkir gudang bawang dekat Pasar Galiran. Setelah itu pulang ke kos masing-masing,” ujar Agus.

BACA JUGA:  Serikat Buruh Perkebunan Bentuk Satgas Cegah Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

Sekitar pukul 20.00 WITA, saat Rivaldi sedang tertidur di kamarnya, Trivaldo diduga tiba-tiba datang dan melakukan penyerangan. Korban dipukul pada bagian kepala, dagu, pipi, hingga lengan secara berulang.

Tak hanya melakukan penganiayaan, pelaku juga merusak sejumlah barang milik korban, di antaranya kipas angin dan rice cooker.

Akibat kejadian tersebut, Rivaldi mengalami luka lebam pada bagian pipi serta luka di lengan kiri. Sementara kerugian materi akibat barang yang rusak diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu.

Keributan itu membuat penghuni kos lainnya berhamburan keluar kamar untuk melerai. Namun karena situasi tak kunjung kondusif, warga akhirnya melaporkan insiden tersebut ke Polres Klungkung.

Berdasarkan hasil penanganan kepolisian, perkelahian diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi setelah keduanya berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

BACA JUGA:  Anak Bawah Umur di Batam jadi Korban Cabul, Pelaku Diringkus Polisi

Meski sempat memanas, kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Trivaldo sepakat mengganti kerugian yang dialami korban dan menandatangani surat pernyataan damai di hadapan pihak kepolisian, sehingga perkara tidak berlanjut ke proses hukum.

(Sumber : jembranaexpress)