Internasional

Disney Kembali PHK Ratusan Karyawan, Pixar hingga National Geographic Terdampak

77
×

Disney Kembali PHK Ratusan Karyawan, Pixar hingga National Geographic Terdampak

Sebarkan artikel ini

Disney Launches Another Round of Layoffs, Hundreds of Employees Affected Across Pixar and National Geographic

Disney Pangkas Ratusan Karyawan, PHK Massal Ketiga Tahun Ini.

JAKARTA – The Walt Disney Company kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan dalam putaran terbaru efisiensi perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi raksasa hiburan asal Amerika Serikat tersebut untuk merampingkan organisasi dan menekan biaya operasional di tengah perubahan industri media dan hiburan.

Berdasarkan laporan Xinhua yang dikutip pada Rabu (22/7/2026), PHK dilakukan di sejumlah unit bisnis utama Disney. Seorang juru bicara perusahaan mengonfirmasi bahwa pemangkasan tenaga kerja mencakup beberapa ratus karyawan yang bekerja di Disney Entertainment Television, ESPN, serta berbagai studio film milik Disney.

Pada tahun fiskal terakhir, Disney tercatat memiliki sekitar 231.000 karyawan di seluruh dunia, dengan sekitar 172.000 di antaranya bekerja di Amerika Serikat. Meski jumlah pekerja yang terkena PHK tidak disebutkan secara rinci, langkah tersebut menambah daftar panjang restrukturisasi yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun ini.

BACA JUGA:  Hari Ke-9 ILC 2026 di Jenewa: Delegasi Dunia Intensif Bahas Agenda Ketenagakerjaan Global dan Masa Depan Dunia Kerja

Salah satu unit yang paling terdampak adalah Pixar Animation Studios. Ironisnya, PHK terjadi ketika studio animasi tersebut tengah menikmati peningkatan pendapatan box office. Film Toy Story 5, yang dirilis bulan lalu, berhasil meraup pendapatan lebih dari USD957 juta secara global, memperkuat posisi Pixar sebagai salah satu penghasil film animasi terlaris dunia.

Selain Pixar, merek National Geographic juga menjadi salah satu yang paling terkena dampak di bawah naungan Disney Entertainment Television. Menurut laporan media hiburan Deadline, hingga 100 karyawan dipangkas di berbagai divisi televisi yang berada dalam kelompok tersebut.

Sementara itu, di ESPN, sebagian besar pengurangan tenaga kerja berkaitan dengan proses integrasi aset NFL Network ke dalam jaringan olahraga tersebut sebagai bagian dari penyesuaian operasional perusahaan.

BACA JUGA:  MENAKER Yassierli Respons Potensi PHK di Sejumlah Daerah, Kemnaker Siapkan Pemantauan dan Mediasi

Gelombang PHK kali ini merupakan putaran ketiga yang dilakukan Disney sepanjang 2026. Sebelumnya, pada Januari, perusahaan melakukan restrukturisasi di divisi pemasaran. Kemudian pada April, Disney kembali memangkas sekitar 1.000 posisi yang tersebar di studio film, jaringan televisi, ESPN, divisi produk dan teknologi, hingga departemen korporat.

Langkah efisiensi yang terus berlanjut menunjukkan bahwa Disney masih berupaya menyesuaikan struktur bisnisnya dengan perubahan lanskap industri hiburan global, termasuk pergeseran konsumsi media menuju layanan streaming dan meningkatnya tekanan terhadap biaya operasional. Meski sejumlah lini bisnis seperti Pixar masih mencatat performa positif di box office, perusahaan tetap melanjutkan strategi pengurangan tenaga kerja sebagai bagian dari agenda restrukturisasi jangka panjang. (Sumber : dxchannel.com)

BACA JUGA:  Ford Matangkan Rencana Produksi Lokal di Indonesia, Target Perakitan Kendaraan Dimulai 2028