Nasional

Delegasi Pekerja Indonesia Pulang dari ILC 114, Bawa Capaian Bersejarah Konvensi ILO 193 untuk Pekerja Digital

10
×

Delegasi Pekerja Indonesia Pulang dari ILC 114, Bawa Capaian Bersejarah Konvensi ILO 193 untuk Pekerja Digital

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Dr. Dedi Sudarajat, bersama pengurus serikat pekerja lainnya menyambut Kepulangan Delegasi Pekerja Indonesia dari ILC 114

JAKARTA — Delegasi Pekerja Indonesia yang mengikuti International Labour Conference (ILC) Session ke-114 di Jenewa, Swiss, kembali ke Tanah Air dengan membawa capaian penting bagi dunia ketenagakerjaan global, Senin (15/6/2026).

Salah satu hasil utama konferensi tersebut adalah disahkannya Konvensi ILO Nomor 193 tentang Platform Economy yang menjadi tonggak baru perlindungan pekerja di sektor ekonomi digital.

Kepulangan delegasi disambut hangat oleh jajaran pimpinan serikat pekerja di bandara. Penyambutan dipimpin Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Dr. Dedi Sudarajat, S.H., M.H., CTA, bersama sejumlah pengurus serikat pekerja lainnya.

Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi delegasi Indonesia selama mengikuti forum ketenagakerjaan internasional terbesar di dunia tersebut, Ketua Delegasi Pekerja Indonesia, Dartha Pakpahan, menerima pengalungan bunga dari Dr. Dedi Sudarajat.

Dr. Dedi menyampaikan apresiasi atas kerja keras delegasi pekerja Indonesia yang dinilainya berhasil mengawal berbagai agenda strategis hingga menghasilkan keputusan bersejarah bagi masa depan dunia kerja.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada delegasi pekerja Indonesia yang telah menjalankan tugas dengan baik di ILC ke-114. Disahkannya Konvensi ILO Nomor 193 tentang Platform Economy merupakan capaian bersejarah yang akan memperkuat perlindungan pekerja, khususnya mereka yang bekerja di sektor ekonomi digital. Tantangan berikutnya adalah mengawal implementasinya agar manfaatnya benar-benar dirasakan pekerja Indonesia,” ujar Dedi.

BACA JUGA:  Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Tersedia 24 Kejuruan dan Sertifikat BNSP

Ketua Delegasi Pekerja Indonesia, Dartha Pakpahan, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya seluruh rangkaian sidang ILC 114 yang menghasilkan sejumlah keputusan penting, termasuk pengesahan Konvensi ILO 193 serta amandemen pedoman dialog sosial tripartit dan kesetaraan gender.

“Disahkannya Konvensi 193 menjadi tonggak penting bagi perlindungan pekerja platform digital yang selama ini menghadapi berbagai tantangan terkait status kerja dan jaminan perlindungan sosial,” kata Dartha.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, organisasi serikat pekerja, dan seluruh pihak yang telah mendukung tugas delegasi Indonesia selama berada di Jenewa.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat. Menurutnya, pengesahan Konvensi ILO 193 merupakan kemajuan besar yang akan menjadi landasan perlindungan bagi jutaan pekerja di era digital.

BACA JUGA:  Museum Marsinah Diresmikan Besok, Prabowo Akan Tinjau Jejak Perjuangan Buruh

“Ini adalah hasil perjuangan bersama yang patut disyukuri. Kehadiran delegasi Indonesia menunjukkan bahwa gerakan pekerja Indonesia mampu berkontribusi dalam pembentukan standar ketenagakerjaan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KSPSI, Arif Minardi, mengungkapkan bahwa KSPSI mengirim sekitar 30 delegasi yang berasal dari berbagai federasi, sektor industri, dan daerah untuk mengikuti ILC 114.

Menurut Arif, partisipasi tersebut tidak hanya memperkuat posisi pekerja Indonesia di forum internasional, tetapi juga menjadi investasi penting bagi penguatan kapasitas organisasi serikat pekerja melalui pertukaran pengalaman, perluasan jaringan global, dan pemahaman terhadap perkembangan isu ketenagakerjaan dunia.

Salah satu delegasi asal Banten, H. Dewa Sukma Kelana, S.H., M.Kn., menilai lahirnya Konvensi ILO 193 sebagai momentum penting dalam menjawab tantangan perlindungan pekerja di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

“Konvensi 193 memberikan harapan baru bagi jutaan pekerja platform digital di seluruh dunia. Dunia internasional kini memberikan perhatian yang lebih besar terhadap hak dan perlindungan mereka,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perusahaan Manufaktur di Bekasi Dilaporkan ke Polisi, Diduga Berangus Serikat Pekerja

Dewa yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD KSPSI Provinsi Banten menambahkan bahwa selama berlangsungnya ILC 114, delegasi Indonesia menunjukkan sinergi yang kuat antara unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam memperjuangkan kepentingan nasional.

Ia berharap hasil-hasil yang dicapai dalam ILC 114 dapat segera ditindaklanjuti melalui kebijakan dan regulasi nasional yang memberikan manfaat nyata bagi pekerja Indonesia.

“Perjuangan di Jenewa telah selesai, tetapi perjuangan untuk mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja di Indonesia masih terus berlanjut,” tegasnya.

Penyambutan delegasi pekerja Indonesia tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi mereka dalam membawa aspirasi pekerja Indonesia ke panggung internasional.

Kepulangan mereka sekaligus menandai dimulainya upaya mengawal implementasi hasil-hasil ILC 114 demi terciptanya sistem ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia kerja modern.