Internasional

Universitas Serikat Buruh Sambut 300 Mahasiswa Baru Program Kuliah Jarak Jauh

106
×

Universitas Serikat Buruh Sambut 300 Mahasiswa Baru Program Kuliah Jarak Jauh

Sebarkan artikel ini

Vietnamese Trade Union University Welcomes 300 New Students to Distance Learning Program

Para delegasi berfoto bersama setelah upacara pembukaan-congluan.vn

HANOI – Universitas Serikat Buruh Vietnam, yang berada di bawah Konfederasi Umum Buruh Vietnam, menggelar upacara pembukaan fase pertama program sarjana pembelajaran jarak jauh tahun 2026 pada Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penyambutan 300 mahasiswa baru yang dinyatakan diterima dalam program pembelajaran jarak jauh pada enam program studi.

Kepala Departemen Manajemen Pelatihan Universitas Serikat Buruh Vietnam, Dr. Nguyen Thanh Cong, dalam kesempatan itu mengumumkan keputusan pengakuan mahasiswa pembelajaran jarak jauh tingkat sarjana untuk angkatan pertama tahun 2026.

Sebanyak 300 mahasiswa tersebut akan menempuh pendidikan pada enam jurusan, yakni Hukum, Studi Vietnam, Bahasa Inggris, Pekerjaan Sosial, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta Manajemen Sumber Daya Manusia.

Rektor Universitas Serikat Buruh Vietnam, Profesor Madya Dr. Le Manh Hung, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menilai program pembelajaran jarak jauh menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

BACA JUGA:  Perkuat Konsolidasi dan SDM Pekerja, Dosen Unpam Serang Beri Pembekalan di Rakernit PUK PT Moon Lion

Menurutnya, sistem pembelajaran tersebut memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk mengatur waktu antara pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari.

“Pembelajaran jarak jauh berkontribusi memperluas akses pendidikan dan membantu peserta didik secara proaktif menyeimbangkan studi, pekerjaan, dan kehidupan,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembukaan program tersebut.

Le Manh Hung mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung cepat, ditambah dengan transformasi digital, membuat pembelajaran jarak jauh semakin memiliki peran strategis.

Sistem pendidikan berbasis daring memungkinkan peserta didik mengakses pengetahuan kapan saja dan dari mana saja. Kondisi ini dinilai dapat mendukung peningkatan keterampilan sekaligus membantu pekerja dan masyarakat beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembelajaran jarak jauh bukan berarti proses belajar menjadi lebih mudah.

“Teknologi dapat mempersingkat jarak, tetapi tidak dapat menggantikan upaya pembelajar,” ujarnya.

Karena itu, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan belajar mandiri, disiplin, serta rasa tanggung jawab yang kuat. Teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, tetapi mahasiswa diingatkan agar tidak menjadi bergantung sepenuhnya pada teknologi.

BACA JUGA:  Puluhan Tahun Terpapar Asbes, Mantan Buruh Pabrik Alami Kerusakan Paru Permanen

Universitas Serikat Buruh Vietnam juga menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital di lingkungan kampus.

Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan sistem pembelajaran daring, pengembangan materi pembelajaran digital, inovasi metode pengajaran dan evaluasi, serta peningkatan layanan pendukung bagi mahasiswa.

Upaya itu diarahkan untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan tanpa mengurangi standar dan kualitas akademik.

Mewakili mahasiswa baru, Do Thi Phuong Dung, mahasiswa jurusan Pekerjaan Sosial, mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari Universitas Serikat Buruh Vietnam yang memiliki sejarah sekitar 80 tahun.

Menurut Phuong Dung, sistem E-Learning memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengatur waktu belajar secara lebih fleksibel sekaligus tetap mengejar tujuan pendidikan dan meningkatkan kompetensi.

BACA JUGA:  RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi Babak Baru, Polemik PKWT Terulang

Sementara itu, Nguyen Quoc Nam, mahasiswa jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja asal Kota Ho Chi Minh, mengatakan dirinya tidak dapat menghadiri upacara pembukaan secara langsung.

Meski demikian, menurut Nam, mahasiswa pembelajaran jarak jauh tetap dapat berkomunikasi dan terhubung dengan dosen maupun mahasiswa lainnya melalui lingkungan pembelajaran daring.

Ia berkomitmen mengatur waktu secara mandiri, belajar dengan tekun, serta aktif mengikuti diskusi selama proses perkuliahan.

Fase pertama program pembelajaran jarak jauh Universitas Serikat Buruh Vietnam tahun 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi yang fleksibel.

Program tersebut sekaligus memperkuat budaya pembelajaran sepanjang hayat, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital dan tuntutan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

(Sumber : congluan.vn)