Daerah

Elemen Buruh, Masyarakat dan Mahasiswa Surabaya Tak Berangkat ke Jakarta untuk Aksi 27 Agustus

180
×

Elemen Buruh, Masyarakat dan Mahasiswa Surabaya Tak Berangkat ke Jakarta untuk Aksi 27 Agustus

Sebarkan artikel ini

Workers, Community Groups and Students in Surabaya Will Not Travel to Jakarta for the August 27 Protest

ILUSTRASI-aksi masyarakat sipil di Depan Gedung Negara Grahadi.

SURABAYA — Sejumlah elemen masyarakat hingga mahasiswa di Kota Surabaya memastikan tidak memiliki rencana untuk mengikuti aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

Sejumlah kelompok memilih tidak berangkat ke Ibu Kota. Mereka justru menyiapkan agenda aksi di Jawa Timur pada waktu yang berbeda.

Dari kalangan buruh, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur, Nuruddin Hidayat, memastikan tidak ada anggota organisasinya yang berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi AMPB.

Menurut Nuruddin, FSPMI Jawa Timur tengah menyiapkan aksi di Jawa Timur pada awal September 2026. Meski tanggal pelaksanaan belum ditentukan, aksi tersebut dipastikan akan digelar di Surabaya.

“Tidak (tidak aksi di Jakarta), di Jatim rencananya awal September,” ujar Nuruddin, Rabu (26/8/2026).

Nuruddin mengatakan, aksi buruh di Surabaya nantinya akan membawa sejumlah tuntutan. Salah satunya terkait pembentukan undang-undang ketenagakerjaan baru yang disesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“(Tuntutan) soal pembuatan UU Ketenagakerjaan yang baru sebagaimana putusan MK,” ungkapnya.

Sementara itu, dari elemen pengemudi ojek online (ojol), juga belum terdapat rencana keberangkatan ke Jakarta. Aktivis Ojol Jawa Timur, Daniel Rongrong, mengatakan pihaknya belum memiliki agenda untuk mengikuti aksi AMPB di Jakarta.

“Belum (belum ada rencana aksi),” kata Daniel.

Hal serupa disampaikan dari kalangan mahasiswa. Koordinator BEM Nusantara Jawa Timur, Muhammad Zainur Abdillah, mengatakan organisasinya tidak mengagendakan keberangkatan ke Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus.

BACA JUGA:  Dua Buruh Proyek Berhasil Dievakuasi Setelah Terjebak Pasang Laut di Bawah Tebing Uluwatu

Menurut Zainur, hanya ada satu anggota BEM Nusantara Jawa Timur yang berangkat ke Jakarta. Namun, keberangkatan tersebut dilakukan secara pribadi dan tidak mengatasnamakan organisasi.

“Dia sendirian, gak ngajak teman,” terang Zainur.

Dari kalangan masyarakat sipil, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Surabaya juga menyebut belum menerima informasi mengenai adanya aktivitas atau keberangkatan masyarakat Surabaya ke Jakarta untuk mengikuti aksi tersebut.

“Belum ada info ke saya (soal rencana masyarakat berangkat aksi ke Jakarta),” ujar Direktur LBH Surabaya, Habibus Shalihin.

Dengan demikian, hingga Rabu (26/8/2026), sejumlah elemen yang ditemui di Surabaya belum menunjukkan adanya agenda keberangkatan bersama dari Jawa Timur untuk mengikuti aksi AMPB di Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

BACA JUGA:  Penjualan BYD Tembus Ribuan Unit Meski Impor Minim, Pabrik Subang Diduga Mulai Produksi Terbatas

Sejumlah elemen di Jawa Timur memilih memusatkan perhatian pada agenda masing-masing di daerah, termasuk rencana aksi buruh di Surabaya yang akan digelar pada awal September dengan membawa isu pembentukan UU Ketenagakerjaan baru.

(Sumber : jatim.idntimes.com)