Daerah

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Pengendara dan Pejalan Kaki di Dekat Pabrik PT Pei Hai Jombang, Dua Orang Buruh Pabrik Tewas

169
×

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Pengendara dan Pejalan Kaki di Dekat Pabrik PT Pei Hai Jombang, Dua Orang Buruh Pabrik Tewas

Sebarkan artikel ini

Truck With Suspected Brake Failure Plows Into Motorists and Pedestrians Near PT Pei Hai Factory in Jombang, Two Factory Workers Killed

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (2272026)- suara.com

JOMBANG, JAWA TIMUR – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu pagi (22/7/2026), tepatnya di dekat pabrik sepatu PT Pei Hai. Sebuah truk boks Hino yang diduga mengalami kegagalan sistem pengereman menabrak sejumlah kendaraan dan pejalan kaki, mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta enam lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk boks Hino bernomor polisi B-9188-PEU yang dikemudikan ABD (24) melaju dari arah timur menuju barat. Saat mendekati lokasi kejadian, kondisi lalu lintas sedang padat dengan sejumlah sepeda motor berhenti mengantre.

Diduga akibat sistem pengereman yang tidak berfungsi, truk tersebut menghantam tiga sepeda motor dari belakang, yakni Honda Vario, Honda Beat, dan Yamaha Vega R. Setelah menabrak kendaraan di depannya, truk kemudian membanting setir ke kiri hingga naik ke bahu jalan sisi selatan dan menabrak empat orang pejalan kaki.

BACA JUGA:  Buruh Minta Dilibatkan Drafting RUU Ketenagakerjaan demi Cegah Judicial Review Berulang

Akibat kecelakaan tersebut, MS (26), penumpang Honda Vario asal Kecamatan Peterongan, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras. Korban lainnya, Popy DM (23), seorang pejalan kaki asal Kecamatan Tembelang, juga meninggal dunia di tempat.

Kedua korban diketahui tengah beraktivitas di sekitar kawasan industri saat insiden tragis itu terjadi.

Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Mereka terdiri atas pengendara sepeda motor serta tiga pejalan kaki yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Jombang, RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, dan RS Moerdjito.

Petugas kepolisian bersama tim evakuasi segera mengamankan lokasi kejadian dan mengevakuasi kendaraan yang rusak akibat tabrakan beruntun tersebut. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai.

BACA JUGA:  Dari Buruh, Mahasiswa hingga Pegawai BUMN, 15 Pengedar Obat Keras Jaringan Lintas Daerah Diwakut Polres Sukabumi

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kegagalan sistem pengereman pada truk.

“Dua orang meninggal dunia, sementara korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif. Kami sedang mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi untuk mengungkap fakta di balik kecelakaan ini,” ujar Ipda Nurul Iman, seperti dikutip dari Beritajatim.com, jaringan Suara.com.

Sementara itu, sopir truk, ABD, dilaporkan tidak mengalami luka berarti dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, ia kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satlantas Polres Jombang untuk mendalami kronologi kejadian serta menentukan ada tidaknya unsur kelalaian yang berujung pada pertanggungjawaban hukum.

BACA JUGA:  Ratusan Buruh dan Pelaku Usaha Material Banyuwangi Gelar Demo, Konvoi Dump Truk Ganggu Arus Lalu Lintas

Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi teknis kendaraan, termasuk sistem pengereman, guna memastikan penyebab utama kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut.

(Sumber : suara.com)