Nasional

Perumnas Bangun 609 Unit Hunian Subsidi di Kemayoran, Sasar Pekerja Berpenghasilan Rendah

77
×

Perumnas Bangun 609 Unit Hunian Subsidi di Kemayoran, Sasar Pekerja Berpenghasilan Rendah

Sebarkan artikel ini

Perumnas Builds 609 Subsidized Housing Units in Kemayoran, Targeting Low-Income Workers

ILUSTRASI - Perumahan Samesta Alonia Jakarta

JAKARTA — Perum Perumnas resmi memulai pembangunan 609 unit hunian vertikal bersubsidi melalui proyek Samesta Alonia Jakarta yang berlokasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Proyek ini ditujukan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terutama para pekerja yang sehari-hari beraktivitas di wilayah ibu kota.

Proses dimulainya pembangunan ditandai dengan seremoni groundbreaking pada Jumat (7/8/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy serta Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.

Samesta Alonia Jakarta mengusung konsep Connected Living, yakni kawasan hunian terintegrasi dengan akses transportasi publik, pusat aktivitas masyarakat, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya percepatan dan perluasan pembangunan hunian bersubsidi di kawasan perkotaan agar makin banyak MBR memiliki rumah yang layak, terjangkau, serta dekat dengan pusat ekonomi.

“Ini adalah langkah awal untuk melangkah seribu langkah ke depan. Bappenas merancang pembangunan nasional, kemudian Perumnas melaksanakan pembangunan perumahan nasional,” ujar Rachmat dalam keterangan resminya, Minggu (9/8/2026).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menilai proyek hunian vertikal ini menjadi momentum penting bagi BUMN perumahan tersebut. “Ini adalah penanda kembalinya Perumnas sebagai pemain utama perumahan rakyat,” kata Fahri.

BACA JUGA:  Iuran JKK-JKM Pekerja Informal Dipangkas 50 Persen, Menaker: Cukup Rp8.400 per Bulan

Dukungan Program 3 Juta Rumah dan KPR FLPP

Pengembangan Samesta Alonia Jakarta merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah. Dalam pelaksanaannya, Perumnas bekerja sama dengan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memfasilitasi pembiayaan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).

Lewat skema KPR FLPP ini, MBR diberikan kemudahan untuk memiliki rumah pertama dengan penawaran uang muka ringan, cicilan terjangkau, serta tenor pembiayaan yang fleksibel hingga 20 tahun.

Plt Direktur Utama Perumnas, Imelda Alini Pohan, menyampaikan bahwa penyediaan hunian rakyat memerlukan kolaborasi solid dari berbagai pihak. Proyek ini melibatkan kerja sama antara pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, BUMN, Danantara, bank Himbara, hingga pihak swasta.

“Sinergi inilah yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah sekaligus memperkuat komitmen Perumnas sebagai pelaksana mandat negara di sektor perumahan,” jelas Imelda.

Minat Tinggi dari Generasi Muda dan Pekerja Formal

BACA JUGA:  Antrean Pertalite Masih Ramai, Demi Tepat Waktu, Pekerja di Karanganyar Rela Kurangi Beli Kopi

Antusiasme masyarakat terhadap hunian ini tergolong sangat tinggi. Tercatat sebanyak 1.109 pendaftar Nomor Urut Pemesanan (NUP) untuk 609 unit yang tersedia, atau mencapai 182 persen dari kapasitas yang dibangun.

Sesaat setelah prosesi groundbreaking, sebanyak 100 konsumen pemegang NUP awal langsung melakukan pemilihan unit sesuai urutan dan preferensi masing-masing. Mayoritas pemesan didominasi oleh pekerja sektor formal serta generasi muda yang berdomisili dan beraktivitas di Jakarta.

Tingginya permintaan ini dinilai Imelda sebagai bukti nyata bahwa kebutuhan akan hunian terjangkau di pusat perkotaan masih sangat besar.

“Kolaborasi yang kuat akan terus menjadi fondasi Perumnas dalam menghadirkan solusi perumahan berkelanjutan sekaligus mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah,” tutupnya.

(Sumber : kompas.com)