Internasional

Indonesia dan India Perkuat Kerja Sama Pengembangan Talenta Digital dan AI untuk Hadapi Transformasi Dunia Kerja

69
×

Indonesia dan India Perkuat Kerja Sama Pengembangan Talenta Digital dan AI untuk Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Sebarkan artikel ini

ndonesia, India Strengthen Partnership on Digital Talent and AI Development to Navigate the Future of Work

Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menaker Yassierli dan India - Jawapos.com

HYDERABAD, INDIA – Pemerintah Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan dengan membahas strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja guna menghadapi transformasi digital dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan bilateral antara Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dengan Menteri Ketenagakerjaan India, Mansukh Mandaviya, di sela penyelenggaraan BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) di Hyderabad, India.

Dalam pertemuan itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong peningkatan kolaborasi melalui pertukaran pengalaman dalam pengembangan talenta digital, inovasi teknologi, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja agar mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berubah.

Yassierli juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah India atas keberhasilan penyelenggaraan rangkaian BRICS Employment Working Group dan BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting, yang membahas berbagai isu strategis ketenagakerjaan. Forum tersebut mengangkat tema-tema penting, mulai dari masa depan dunia kerja, transformasi digital, perlindungan sosial, hingga pengembangan keterampilan tenaga kerja.

BACA JUGA:  Hari Ke-11 ILC 114: Delegasi Pekerja Indonesia Mulai Beradaptasi dengan Budaya, Bahasa, dan Aturan di Jenewa Swiss

“Indonesia melihat India sebagai mitra penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Sebagai dua negara berkembang besar dengan perekonomian yang dinamis dan populasi usia muda yang besar, Indonesia dan India memiliki peluang untuk saling berbagi pengalaman dalam membangun tenaga kerja yang kompetitif, inklusif, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja,” ujar Yassierli di Hyderabad, India, Rabu (15/7).

Menurut Yassierli, transformasi digital yang tengah berlangsung harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia agar manfaat kemajuan teknologi dapat dirasakan secara optimal oleh para pekerja.

“Transformasi digital harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, pengembangan talenta AI, penguatan kompetensi digital, serta program reskilling dan upskilling menjadi penting agar pekerja mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang dari perubahan teknologi,” katanya.

BACA JUGA:  Menaker Yassierli: RUU Ketenagakerjaan Harus Jadi Kontrak Sosial Baru Dunia Kerja Indonesia

Ia menambahkan, kerja sama Indonesia dan India diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga kerja kedua negara dalam menghadapi era digital sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.

“Indonesia berkomitmen memperkuat kemitraan dengan India, baik secara bilateral maupun dalam kerangka BRICS, untuk mendorong pekerjaan yang layak, meningkatkan daya saing tenaga kerja, dan membangun institusi pasar kerja yang tangguh serta responsif terhadap transformasi teknologi,” tegas Yassierli.

Melalui kerja sama tersebut, Indonesia berharap dapat mempercepat pengembangan kompetensi digital tenaga kerja, memperluas akses terhadap pelatihan keterampilan baru, serta memperkuat kesiapan menghadapi perubahan kebutuhan industri yang semakin dipengaruhi oleh teknologi digital dan kecerdasan buatan. (Sumber : Jawapos.com)

BACA JUGA:  Kemnaker dan HM Sampoerna Gelar Pelatihan bagi Korban PHK dan Pencari Kerja