Nasional

HUT ke-81 RI, Menteri P2MI Tegaskan Pekerja Migran Indonesia adalah Pejuang Ekonomi Bangsa

105
×

HUT ke-81 RI, Menteri P2MI Tegaskan Pekerja Migran Indonesia adalah Pejuang Ekonomi Bangsa

Sebarkan artikel ini

81st Independence Day, Minister of P2MI Affirms Indonesian Migrant Workers Are the Nation’s Economic Heroes

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. (ANTARA )

JAKARTA — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan bagian penting dari perjuangan ekonomi bangsa. Hal itu disampaikannya saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8).

Mukhtarudin mengatakan, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat, termasuk para pekerja migran yang tengah mencari nafkah di berbagai negara.

“Hari Kemerdekaan adalah pengingat bahwa negara harus hadir untuk seluruh rakyatnya tanpa terkecuali. Pekerja Migran Indonesia adalah pejuang ekonomi bangsa. Memastikan keselamatan, keadilan, dan kesejahteraan mereka adalah bentuk nyata dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat,” kata Mukhtarudin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/8).

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen negara dalam melindungi sekaligus memuliakan para pekerja migran yang disebutnya sebagai “pejuang keluarga” di seluruh penjuru dunia.

BACA JUGA:  Pemprov Kalbar Dorong Pembentukan Desa Migran Emas untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Kesejahteraan Keluarga

Ia menilai, tema HUT ke-81 RI 2026, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, mencerminkan arah pembangunan nasional yang menempatkan kemandirian, keadilan, dan kesejahteraan sebagai bagian penting dari cita-cita bangsa.

Mukhtarudin menegaskan, hakikat kemerdekaan dan semangat tema tersebut tidak boleh hanya dirasakan oleh masyarakat yang berada di dalam negeri. Nilai-nilai kemerdekaan juga harus hadir dalam kehidupan para PMI yang sedang berjuang di luar negeri.

“Semangat kemerdekaan harus dirasakan oleh seluruh pekerja migran Indonesia yang sedang berjuang di luar negeri. Mereka adalah bagian dari kekuatan bangsa yang turut memberikan kontribusi bagi perekonomian dan kesejahteraan keluarga di Tanah Air,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah didorong terus memperkuat perlindungan PMI secara menyeluruh, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja di negara penempatan, hingga ketika kembali ke Indonesia.

BACA JUGA:  Empat Marketplace Resmi Ditunjuk Jadi Pemungut PPh Pasal 22 Mulai 1 Agustus 2026

Mukhtarudin juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Dengan persatuan, kerja keras, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat, kita optimistis Indonesia semakin kuat, mandiri, berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Ia berharap semangat kemerdekaan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.

“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini untuk terus melangkah maju, memperkuat kolaborasi, dan memastikan seluruh pekerja migran Indonesia terlindungi dari hulu hingga hilir demi mewujudkan Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” kata Mukhtarudin.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi seremoni kenegaraan, tetapi juga momentum untuk memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan penghormatan kepada PMI sebagai salah satu kekuatan ekonomi bangsa.

BACA JUGA:  Kapolri Dialog dengan Pimpinan KBPBI, Bahas Aspirasi Buruh dan Revisi UU Ketenagakerjaan

(Sumber : AntaraNews.com)