Daerah

Pemprov Kalbar Dorong Pembentukan Desa Migran Emas untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Kesejahteraan Keluarga

145
×

Pemprov Kalbar Dorong Pembentukan Desa Migran Emas untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Kesejahteraan Keluarga

Sebarkan artikel ini

West Kalimantan Promotes Golden Migrant Village Program to Strengthen Migrant Worker Protection and Family Welfare

Membuka rapat Koordinasi Pembentukan Desa Migran Emas dan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana - AntaraNews.com

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mendorong pembentukan Desa Migran Emas sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan masyarakat yang akan bekerja di luar daerah maupun luar negeri. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat di tingkat desa.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengatakan Desa Migran Emas dirancang agar masyarakat memiliki bekal yang memadai sebelum memutuskan bekerja di luar daerah atau luar negeri.

“Program Desa Migran Emas bertujuan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, memahami prosedur yang legal, dan memiliki keterampilan yang memadai sebelum bekerja di luar daerah maupun luar negeri,” kata Harisson di Pontianak, Kamis. (16/7)

BACA JUGA:  1.800 Pekerja PT GNI Kena PHK dalam Setahun, Disnaker: Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai Goyah Sejak 2025

Menurutnya, desa tidak hanya berfungsi sebagai wilayah administratif, tetapi juga menjadi ruang kehidupan tempat harapan masyarakat tumbuh dan masa depan dibangun. Oleh karena itu, desa harus mampu memberikan perlindungan, menghadirkan kesejahteraan, serta membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Harisson menilai pekerja migran tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai agen perubahan yang dapat membawa pengalaman, pengetahuan, serta modal sosial untuk mendorong pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Ia menambahkan, pembentukan Desa Migran Emas juga menjadi instrumen penting dalam mencegah masyarakat terjebak dalam praktik migrasi ilegal yang berisiko merugikan pekerja maupun keluarganya.

Selain memperkuat perlindungan pekerja migran, Pemerintah Provinsi Kalbar juga mendorong implementasi Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga.

BACA JUGA:  DPRD Gresik Akan Panggil Manajemen PT Indonesia Marina Shipyard, Kawal Tuntutan Hak Normatif Buruh

“Keluarga yang sehat, tanggap, dan tangguh akan melahirkan masyarakat yang kuat dan mampu bangkit menghadapi berbagai persoalan,” ujar Harisson.

Ia menegaskan keberhasilan kedua program tersebut memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, pemerintah desa, hingga seluruh pemangku kepentingan agar implementasinya dapat berjalan efektif di lapangan.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Medya Yanuar Abdullah, mengatakan rapat koordinasi yang digelar menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam pembentukan Desa Migran Emas sekaligus memperkuat pelaksanaan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana di Kalimantan Barat.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap desa dapat berkembang menjadi pusat perlindungan, pemberdayaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus menciptakan pekerja migran yang lebih siap, terlindungi, dan berdaya saing. (Sumber : AntaraNews.com)

BACA JUGA:  PHK Sebelum Kontrak PKWT Berakhir, Ahli Hukum Ingatkan Perusahaan Tetap Wajib Penuhi Hak Pekerja