Nasional

Hari Internasional Apresiasi Petani Diperingati Setiap 6 Agustus, Penghormatan bagi Penjaga Ketahanan Pangan Dunia

86
×

Hari Internasional Apresiasi Petani Diperingati Setiap 6 Agustus, Penghormatan bagi Penjaga Ketahanan Pangan Dunia

Sebarkan artikel ini

International Farmers Appreciation Day Observed Every August 6, Honoring the Guardians of Global Food Security

ILUSTRASI- Hari Apresiasi Petani 6 Agustus 2026

JAKARTA – Setiap tanggal 6 Agustus, dunia memperingati Hari Internasional Apresiasi Petani (International Farmers Appreciation Day). Peringatan ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para petani dan pekerja pertanian yang memiliki peran sangat penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di seluruh dunia.

Mengutip laman National Today, Hari Internasional Apresiasi Petani bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap besarnya kontribusi para petani dalam menjaga ketersediaan hasil pertanian. Selain itu, peringatan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada para pekerja pertanian yang setiap hari bekerja di berbagai kondisi, termasuk di bawah terik matahari, demi memastikan pasokan pangan tetap terjaga.

Sejarah pekerja pertanian tidak terlepas dari perjalanan panjang perjuangan memperoleh hak-hak dasar dan perlakuan yang lebih adil. Pada masa kolonial, sebagian besar buruh tani di sejumlah wilayah merupakan pekerja kontrak asal Britania Raya yang direkrut dalam kondisi penuh tekanan. Mereka menghadapi berbagai bentuk penindasan serta hidup dalam kondisi yang jauh dari kata layak.

BACA JUGA:  Andi Gani Terkejut Ratusan Bendera KSPSI AGN Terpasang di Kawasan Hotel Sultan, Perintahkan Segera Dicabut

Memasuki abad ke-17, ketika jumlah buruh kontrak tidak lagi mencukupi kebutuhan tenaga kerja di sektor perkebunan, para pemilik lahan mulai memanfaatkan tenaga budak asal Afrika. Para budak tersebut dipaksa bekerja tanpa batas waktu yang jelas dan menjalani kehidupan yang penuh penderitaan tanpa kebebasan.

Upaya penghapusan praktik perbudakan kemudian mulai dilakukan melalui berbagai kebijakan. Salah satu tonggak penting terjadi pada tahun 1808 ketika Kongres Amerika Serikat melarang perdagangan budak internasional, meskipun praktik perbudakan masih berlangsung di sejumlah wilayah selama beberapa waktu setelah kebijakan tersebut diberlakukan.

Perjuangan meningkatkan kesejahteraan pekerja pertanian terus berlanjut hingga era modern. Pada tahun 1962, berdiri organisasi United Farm Workers (UFW) yang memperjuangkan hak-hak buruh tani, mulai dari perlindungan kerja, upah yang layak, hingga penghormatan terhadap martabat para pekerja pertanian.

BACA JUGA:  Hampir Semua Pekerja dalam Klaim Fiktif JKK BPJS Ketenagakerjaan Tak Alami Kecelakaan

Peringatan Hari Internasional Apresiasi Petani menjadi pengingat bahwa sektor pertanian merupakan fondasi penting bagi kehidupan manusia. Para petani tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional maupun global.

Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan semakin menghargai jasa para petani dengan mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan pekerja pertanian, serta memberikan perhatian yang lebih besar terhadap tantangan yang mereka hadapi. Apresiasi terhadap petani bukan hanya bentuk penghormatan atas kerja keras mereka, tetapi juga investasi bagi masa depan ketahanan pangan dunia. (Sumber : rri.co.id)