Nasional

Persatukan 90% Kekuatan Buruh, Koalisi Besar Siap Serahkan Draf UU Ketenagakerjaan ke DPR Minggu Depan

108
×

Persatukan 90% Kekuatan Buruh, Koalisi Besar Siap Serahkan Draf UU Ketenagakerjaan ke DPR Minggu Depan

Sebarkan artikel ini
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri) dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (tengah) saat peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia-ANTARA

JAKARTA — Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia resmi merampungkan penyusunan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Naskah akademis dan draf regulasi tersebut dijadwalkan akan diserahkan secara langsung kepada pimpinan DPR RI pada pekan depan sebagai bahan dialog serta pembahasan lebih lanjut.

“Kami akan menyerahkan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan kepada pimpinan DPR RI sebagai bentuk partisipasi buruh dalam proses penyusunan regulasi yang lebih adil bagi pekerja,” ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, dalam keterangannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Gani di sela-sela peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (24/7).

Maraton 5 Hari Tim Perumus

Andi Gani menjelaskan bahwa draf usulan ini merupakan hasil maraton pembahasan intensif oleh tim perumus yang melibatkan perwakilan dari seluruh unsur konfederasi.

“Awalnya dijadwalkan tiga hari, kemudian bertambah menjadi lima hari karena begitu banyak hal yang harus dibahas. Tim perumus bekerja sangat keras hingga akhirnya menghasilkan satu draf usulan yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan buruh Indonesia,” ungkapnya.

Pembentukan sekretariat bersama ini ditujukan untuk memperkuat perjuangan buruh, khususnya dalam mengawal proses pembentukan UU Ketenagakerjaan baru serta merespons berbagai dinamika isu ketenagakerjaan nasional lainnya.

BACA JUGA:  Bikin Bangga ! Putra Buruh Serabutan asal Blora Sukses Dilantik Jadi Perwira TNI AD

Momen Bersejarah: Lupakan Ego Organisasi

Di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta para pimpinan konfederasi dan federasi serikat pekerja yang hadir, Andi Gani menegaskan bahwa lahirnya Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia merupakan tonggak sejarah baru bagi gerakan buruh nasional.

Saat ini, sekitar 90 persen kekuatan gerakan buruh Indonesia telah berhimpun dalam satu wadah besar yang menaungi 17 konfederasi serikat pekerja terbesar dan 157 federasi.

Beberapa elemen besar yang tergabung di dalamnya antara lain:

  • KSPSI AGN

  • KSPSI pimpinan Jumhur Hidayat

  • KSPSI pimpinan Yorrys

  • Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI)

  • Konfederasi Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia

  • Konfederasi KASBI

  • Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia

  • Konfederasi Serikat Pekerja Nasional

  • Konfederasi Aspek Indonesia

  • Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia

“Kami memiliki kesadaran yang sangat tinggi bahwa kalau tidak bersatu, kami pasti kalah. Oleh karena itu seluruh konfederasi sepakat membuang ego organisasi dan bersatu dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” tegas Andi Gani.

Apresiasi untuk Sinergi Bersama Polri

Dalam kesempatan yang sama, Andi Gani memberikan apresiasi khusus kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dinilainya memiliki kedekatan emosional dan sejarah panjang bersama gerakan buruh.

“Pak Kapolri memiliki sejarah panjang bersama gerakan buruh. Sejak masih menjabat Kabareskrim, beliau memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi buruh dan selalu membuka ruang dialog,” tuturnya.

Ia menyoroti peran penting Polri dalam membantu penyelesaian hukum terkait hak-hak pekerja. Salah satu pencapaian nyata adalah kinerja Desk Ketenagakerjaan yang hingga kini telah menyelesaikan 97 kasus dengan total nilai hak pekerja mencapai ratusan miliar rupiah.

BACA JUGA:  DPR Mulai Bahas RUU Ketenagakerjaan Baru, Atur Ulang Soal Upah, PHK, hingga Outsourcing

Andi Gani berharap sinergi antara Polri dan elemen buruh dapat terus diperkuat hingga ke tingkat daerah agar perlindungan dan pelayanan hukum bagi para pekerja semakin optimal.

Posko 24 Jam Perjuangan Buruh

Mengakhiri keterangannya, Andi Gani menyampaikan bahwa Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia akan beroperasi 24 jam penuh. Posko ini difungsikan sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan konsultasi bagi seluruh pimpinan konfederasi maupun federasi yang tergabung dalam koalisi.  (Sumber: nusabali.com)