DaerahEkonomi

Pemkab Cirebon Perkuat Iklim Investasi, Bidik Lapangan Kerja Lebih Luas Lewat Forum Konsultasi Publik

103
×

Pemkab Cirebon Perkuat Iklim Investasi, Bidik Lapangan Kerja Lebih Luas Lewat Forum Konsultasi Publik

Sebarkan artikel ini

Cirebon Regency Strengthens Investment Climate to Create More Jobs Through Public Consultation Forum

Pemkab Cirebon buka pintu investasi dengan menyiapkan kawasan industri 4.988 hektare. Realisasi investasi Rp3,25 triliun serap 5.127 tenaga kerja-Radarcirebon.com

CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon semakin memperkuat komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pemerintah menggelar Forum Konsultasi Publik bertema “Cirebon Aman, Investasi Lancar, Lapangan Kerja Terbuka Lebar” pada Kamis (23/7/2026).

Forum tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan guna menyerap aspirasi sekaligus menyusun kebijakan investasi yang lebih efektif. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Pemkab Cirebon untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi unggulan di Provinsi Jawa Barat.

Dalam forum tersebut, pemerintah memaparkan berbagai potensi ekonomi daerah, arah pembangunan Kabupaten Cirebon, serta peluang investasi yang dapat dikembangkan di berbagai sektor. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mempercepat realisasi investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

BACA JUGA:  Penumpang KMP Bahtera Nusantara Jatuh di Laut Perairan Bintan, Tim SAR Dikerahkan Melakukan Pencarian

Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon, Dr. Hilmy Riva’i, M.Pd, menegaskan bahwa investasi tidak hanya berkaitan dengan masuknya modal, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya kesempatan kerja baru.

Menurut Hilmy, keberhasilan investasi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar kebijakan yang disusun pemerintah benar-benar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.

“Pajak itu ibarat berburu di kebun binatang. Sementara kami di sektor investasi memiliki tugas mengundang investor datang. Karena itu, kami harus mampu menciptakan daya tarik agar mereka percaya dan mau berinvestasi di Kabupaten Cirebon,” ujar Hilmy.

Ia menjelaskan bahwa membangun kepercayaan investor menjadi pekerjaan penting pemerintah daerah. Karena itu, DPMPTSP terus berupaya menghadirkan pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan transparan, sekaligus memastikan adanya kepastian hukum bagi para pelaku usaha.

BACA JUGA:  Pemerintah Perkuat Koordinasi Cegah PHK

Hilmy menambahkan, komunikasi yang baik antara pemerintah dan investor merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan.

“Investor membutuhkan kepastian hukum, keamanan, dan kenyamanan dalam menjalankan usahanya. Oleh sebab itu, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga iklim investasi agar tetap kondusif,” katanya.

Meski optimistis terhadap prospek investasi di Kabupaten Cirebon, Hilmy mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Salah satunya adalah munculnya gangguan dari oknum tertentu di beberapa wilayah yang memiliki potensi investasi, khususnya di kawasan timur Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan karena dapat memengaruhi kepercayaan investor yang hendak menanamkan modal di daerah.

BACA JUGA:  Ketekunan Risti Antar Putri Buruh Proyek Lolos ke UGM,Kini dapat UKT nol

Melalui forum konsultasi publik ini, Pemkab Cirebon berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan kompetitif.

Dengan meningkatnya investasi, pemerintah optimistis roda perekonomian daerah akan bergerak lebih cepat, mendorong pertumbuhan sektor industri dan usaha, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. (Sumber : Radarcirebon.com)