Daerah

Pemerintah Pacu Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang, Siapkan Akses Tol untuk Dukung Pusat Manufaktur Kendaraan Listrik

96
×

Pemerintah Pacu Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang, Siapkan Akses Tol untuk Dukung Pusat Manufaktur Kendaraan Listrik

Sebarkan artikel ini

Government Accelerates National Vehicle Industrial Estate in Subang, Plans Toll Access to Support EV Manufacturing Hub

ILUSTRASI- Kawasan Industeri, Subang

SUBANG, JAWA BARAT– Pemerintah terus mempercepat pengembangan Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang diproyeksikan menjadi pusat manufaktur kendaraan listrik nasional. Untuk mendukung terwujudnya kawasan industri tersebut, pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi salah satu prioritas utama guna memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.

Kawasan industri mobil dan motor listrik tersebut nantinya akan dikembangkan oleh PT Pindad (Persero). Pemerintah menilai keberadaan infrastruktur transportasi yang terintegrasi menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran distribusi logistik, investasi, serta aktivitas produksi di kawasan tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, dukungan pemerintah akan diwujudkan melalui pembangunan akses penghubung berupa exit tol yang menghubungkan kawasan industri dengan jaringan jalan tol nasional.

“Untuk kawasan industri Subang, dukungan itu diwujudkan melalui konektivitas Jalan Tol Akses Patimban dan akses sementara pada Jalan Tol Cikampek–Palimanan,” ujar Dody dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa (22/7/2026).

Menurut Dody, rencana integrasi jaringan jalan tersebut menjadi paradigma baru pembangunan infrastruktur nasional yang tidak lagi dilakukan secara sektoral, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan strategis industri dan pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA:  Lulusan Terbaik IPB Berasal dari Keluarga Buruh, Aulia Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur yang terhubung langsung dengan kawasan industri akan meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus memperkuat daya saing Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

Dari sisi pelaku industri, keberadaan akses jalan yang memadai juga dinilai sangat mendesak. Saat ini, kapasitas jalan daerah di sekitar kawasan belum mampu mengakomodasi tingginya lalu lintas kendaraan logistik berbobot besar yang akan mendukung operasional kawasan industri.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Sigit Puji Santosa, menyampaikan bahwa pembangunan akses tol menjadi kebutuhan penting bagi kawasan instalasi strategis nasional yang sedang dikembangkan perusahaan.

“Hari ini kami mengundang Bapak Menteri PU bersama Kepala BPJT dalam rangka mempresentasikan bahwa kami memerlukan akses tol. Nanti kami mohon izin agar dapat bekerja bersama-sama untuk merealisasikan akses ini,” ujar Sigit.

Dengan tersedianya akses tol yang terintegrasi menuju kawasan industri, mobilitas barang, bahan baku, hingga distribusi kendaraan jadi diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien. Langkah ini sekaligus memperkuat kesiapan Kawasan Industri Kendaraan Nasional Subang sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik yang mendukung agenda hilirisasi industri dan transisi menuju energi bersih di Indonesia. (Sumber : Bisnis.com)

BACA JUGA:  Semangat Membara di Balik Dinginnya Subuh: Perjalanan Ega, Tulang Punggung Keluarga yang Tembus Biologi UI