Internasional

Starbucks Hapus 104 Posisi dalam Restrukturisasi, Puluhan Karyawan Terdampak Relokasi

79
×

Starbucks Hapus 104 Posisi dalam Restrukturisasi, Puluhan Karyawan Terdampak Relokasi

Sebarkan artikel ini

Starbucks Eliminates 104 Positions in Restructuring, Dozens of Employees Affected by Relocation

Starbucks -Reuters.

SEATTLE — Starbucks Corp. melakukan restrukturisasi sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan sekaligus menekan biaya operasional perusahaan. Dalam proses tersebut, perusahaan menghapus 104 posisi pekerjaan dan memberhentikan karyawan yang menolak pindah ke kantor baru di Nashville.

Mengutip laporan Bloomberg pada Kamis, pengurangan posisi tersebut mencakup sejumlah pekerjaan dalam tim yang bertanggung jawab mengawasi desain dan pembangunan gerai Starbucks.

Restrukturisasi itu merupakan bagian dari program yang diumumkan Starbucks pada Mei lalu. Kebijakan tersebut mencakup pengurangan jumlah pekerjaan, baik di Amerika Serikat maupun di sejumlah lokasi perusahaan di luar negeri.

Selain penghapusan 104 posisi, sekitar 120 karyawan Starbucks juga akan terdampak karena menolak relokasi dari Seattle ke Nashville. Informasi tersebut tercantum dalam pengajuan perusahaan kepada regulator negara bagian Washington yang dikutip Bloomberg.

BACA JUGA:  TikTok PHK Ratusan Karyawan Tokopedia, Operasi Teknologi Dialihkan ke China

Starbucks tengah menyiapkan kantor baru di Nashville yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 karyawan. Relokasi tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya perusahaan menyederhanakan struktur organisasi dan meningkatkan efisiensi operasional.

Di bawah kepemimpinan Chief Executive Officer Brian Niccol, Starbucks menargetkan penghematan biaya hingga US$2 miliar dalam periode dua tahun. Strategi tersebut dilakukan melalui penyederhanaan struktur perusahaan dan pengurangan sejumlah posisi korporat.

Sejak tahun lalu, Starbucks disebut telah memberhentikan lebih dari 2.300 karyawan korporat. Langkah tersebut menunjukkan bahwa program efisiensi perusahaan masih berlanjut di tengah upaya manajemen untuk memperkuat kembali pertumbuhan bisnis.

Restrukturisasi dan relokasi kantor menjadi bagian penting dari strategi Starbucks untuk mengendalikan biaya. Namun, kebijakan tersebut juga berdampak langsung terhadap para pekerja yang harus menghadapi pilihan antara mengikuti relokasi atau kehilangan pekerjaan.

BACA JUGA:  Honda Catat Rugi Pertama dalam Hampir 70 Tahun, CEO Minta Maaf ke Pemegang Saham

(Sumber : investing.com)