Daerah

Buruh Tani Lansia Asal Malang Bahagia Bertemu Presiden Prabowo di Panen Raya Tebu

104
×

Buruh Tani Lansia Asal Malang Bahagia Bertemu Presiden Prabowo di Panen Raya Tebu

Sebarkan artikel ini

Elderly Farm Worker from Malang Overjoyed to Meet President Prabowo at East Java Sugarcane Harvest Event

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyalami petani saat Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur - RRI.CO.ID

MALANG – Momen Panen Raya Tebu yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Mistin (60), seorang buruh tani lanjut usia (lansia) asal Desa Robyong, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bagi Mistin, kesempatan bertemu dan bersalaman langsung dengan Presiden merupakan kebahagiaan yang telah lama ia nantikan.

Hal tersebut disampaikan Mistin usai menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Sejak pagi hari, Mistin telah berada di lokasi acara. Ia rela menunggu berjam-jam demi mewujudkan keinginannya bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Penantian panjang itu akhirnya terbayar ketika ia berhasil bersalaman dengan kepala negara.

BACA JUGA:  Truk Diduga Rem Blong Tabrak Pengendara dan Pejalan Kaki di Dekat Pabrik PT Pei Hai Jombang, Dua Orang Buruh Pabrik Tewas

Dengan wajah penuh semangat dan kebahagiaan, Mistin mengaku sangat senang dapat bertemu Presiden. Menurutnya, kehadiran Prabowo di tengah para petani menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian yang menjadi tumpuan hidup jutaan masyarakat Indonesia.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian terus ditingkatkan sehingga kesejahteraan petani dan buruh tani semakin baik di masa mendatang.

“Ya, senang. Harapannya petani biar makmur, gitu aja,” tutur Mistin.

Di usianya yang telah menginjak 60 tahun, Mistin mengaku semangatnya untuk bekerja tidak pernah surut. Baginya, bekerja keras merupakan bagian dari kehidupan seorang buruh tani demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan kalimat sederhana yang sarat makna, ia menggambarkan prinsip hidup yang selalu dipegangnya.

“Nek gak semangat, gak mangan,” ucap Mistin singkat.

Ungkapan tersebut mencerminkan semangat dan keteguhan hati para buruh tani yang terus bekerja keras meski dihadapkan pada berbagai tantangan. Bagi Mistin, semangat bekerja adalah kunci untuk bertahan hidup sekaligus menjaga harapan akan masa depan yang lebih baik.

BACA JUGA:  Dua Karyawan PT Indoprima Gemilang Ditangkap karena Curi Kabel Tembaga Sisa Produksi

Kehadiran Presiden Prabowo dalam Panen Raya Tebu tidak hanya menjadi momentum penting bagi penguatan sektor pertanian dan program ketahanan pangan nasional, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat kecil seperti Mistin. Dengan harapan yang sederhana, ia ingin melihat para petani Indonesia hidup lebih sejahtera, makmur, dan semakin diperhatikan oleh pemerintah. (Sumber : rri.co.id)