Internasional

Anak Buruh Tani Asal Mojokerto Bangun Jembatan Kerja Jarak Jauh ke Amerika Serikat

84
×

Anak Buruh Tani Asal Mojokerto Bangun Jembatan Kerja Jarak Jauh ke Amerika Serikat

Sebarkan artikel ini

Farmer's Son from Mojokerto Builds a Remote Work Bridge to the United States

Pendiri Indonesian Remote Workers, Ridwan - MetrotvNews

JAKARTA – Di tengah maraknya kasus penipuan lowongan kerja luar negeri yang menyasar tenaga kerja Indonesia, seorang putra daerah asal Trowulan, Mojokerto, Ridwan, justru membuka peluang baru bagi talenta Indonesia untuk bekerja secara aman dan legal di pasar global. Melalui platform Indonesian Remote Workers, ia menghubungkan tenaga administrasi kesehatan Indonesia dengan pemberi kerja di Amerika Serikat melalui sistem kerja jarak jauh.

Ridwan membangun inisiatif tersebut berbekal pengalaman lebih dari satu dekade bekerja di sektor administrasi kesehatan di Amerika Serikat. Saat ini, ia menjabat sebagai office manager di sebuah klinik penyakit dalam di Negeri Paman Sam sekaligus mengembangkan komunitas kerja jarak jauh yang berfokus pada penempatan tenaga administrasi kesehatan asal Indonesia.

BACA JUGA:  DPR Pastikan Restrukturisasi BUMN Tanpa PHK, Fokus Tingkatkan Efisiensi dan Kinerja

“Dua belas tahun lalu saya datang ke Amerika tanpa tahu apa-apa. Sekarang saya ingin teman-teman di Indonesia tidak perlu melalui jalan yang sama sulitnya untuk bisa bekerja secara global. Mereka bisa tetap di rumah, bersama keluarga, sambil mendapatkan penghasilan dolar dengan cara yang aman dan legal,” ujar Pendiri Indonesian Remote Workers, Ridwan, dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Menurut Ridwan, banyak pencari kerja Indonesia tertarik mendapatkan penghasilan dalam mata uang dolar melalui pekerjaan untuk perusahaan luar negeri. Namun, keinginan tersebut kerap terkendala minimnya informasi yang kredibel dan maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan peluang kerja di luar negeri.

“Banyak pencari kerja Indonesia ingin mendapatkan penghasilan dolar dengan bekerja untuk klien atau perusahaan luar negeri, namun sering terkendala minimnya informasi yang kredibel, atau justru menjadi korban modus penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan peluang kerja luar negeri,” katanya.

BACA JUGA:  Hari Kelima ILC 114, Delegasi Pekerja KSPSI Jumhur Asal Banten Laksanakan Sholat Jumat di PTRI Jenewa

Anak buruh tani itu menjelaskan, platform yang dibangunnya hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut dengan fokus khusus pada sektor administrasi kesehatan. Menurutnya, bidang ini masih jarang dilirik sebagai jalur kerja jarak jauh, padahal permintaannya di Amerika Serikat cukup tinggi.

Berbeda dengan skema migrasi kerja pada umumnya yang mengharuskan pekerja berpindah ke negara tujuan, model yang ditawarkan Indonesian Remote Workers memungkinkan talenta Indonesia tetap tinggal di tanah air dan bekerja secara daring untuk klinik maupun bisnis kesehatan di Amerika Serikat.

Untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, pada 2025 Ridwan juga mendirikan Mas Ridwan Academy, sebuah program pelatihan bagi calon Medical Virtual Assistant. Ide tersebut lahir setelah ia melihat tempat kerjanya mempekerjakan virtual assistant dari Filipina untuk mendukung operasional klinik.

BACA JUGA:  Microsoft PHK 5.700 Karyawan, Divisi Xbox hingga Penjualan Terdampak

“Pelatihan tersebut menjadi langkah awal untuk mempersiapkan talenta Indonesia sebelum dipertemukan dengan pemberi kerja melalui Indonesian Remote Workers,” ujarnya.

Melalui inisiatif ini, Ridwan berharap semakin banyak tenaga kerja Indonesia dapat mengakses peluang kerja global tanpa harus meninggalkan keluarga atau mengambil risiko menjadi korban penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja luar negeri.(Sumber : metrotvnews.com )