Internasional

Buruh Pabrik AC di China Lembur, Permintaan dari Eropa Melonjak Akibat Gelombang Panas

92
×

Buruh Pabrik AC di China Lembur, Permintaan dari Eropa Melonjak Akibat Gelombang Panas

Sebarkan artikel ini

Chinese AC Factory Workers Work Overtime as European Demand Surges Amid Heatwave

CHINA, Buruh pabrik penyejuk udara (AC) di China dilaporkan harus bekerja lembur menyusul lonjakan permintaan dari Eropa yang tengah dilanda gelombang panas dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu produsen AC terbesar di China, Midea, mengungkapkan bahwa pabrik pendingin udara miliknya di Shunde, Provinsi Guangdong, kini beroperasi tanpa henti untuk meningkatkan produksi model PortaSplit. Produk tersebut menjadi salah satu yang paling banyak diminati pasar Eropa.

Perusahaan menyebut unit-unit AC yang telah diproduksi segera dikirim ke berbagai negara di Eropa melalui jalur kereta barang China-Eropa guna memenuhi tingginya permintaan.

“Kami telah melihat pertumbuhan penjualan yang kuat di beberapa bagian Eropa Barat,” demikian pernyataan resmi Midea, seperti dikutip Global Times, Sabtu (27/6).

BACA JUGA:  Ratusan TKI Bermasalah Dipulangkan dari Malaysia Lewat Batam, Didominasi Asal Jawa dan NTB

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan bahwa gelombang panas kini telah menjadi fenomena tahunan yang semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, suhu ekstrem berpotensi menjadi “pembunuh diam-diam” karena dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius, terutama bagi kelompok rentan.

Tedros juga menyoroti bahwa banyak fasilitas di Eropa, termasuk sekolah dan perkantoran, tidak dirancang untuk menghadapi suhu ekstrem, sehingga meningkatkan risiko terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat saat gelombang panas melanda. (Sumber : CNN Indonesia)