Daerah

Bangunan Tempat Tinggal Pekerja dan Gudang Kayu di Depok Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

65
×

Bangunan Tempat Tinggal Pekerja dan Gudang Kayu di Depok Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini

Workers' Living Quarters and Timber Warehouse in Depok Gutted by Fire, Suspected Electrical Short Circuit

Kebakaran menghanguskan gundang kayu sekaligus tempat tinggal para karyawan proyek bangunan-Beritasatu.com

DEPOK, Kebakaran melanda sebuah bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai tempat tinggal pekerja sekaligus gudang kayu di kawasan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jumat (10/7/2026). Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Tesy Haryati, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 08.35 WIB. Setelah menerima laporan, petugas segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat muncul dari lantai dua bangunan sebelum akhirnya membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan.

“Dari keterangan tetangga kanan dan kiri, mereka melihat api berasal dari lantai dua bangunan. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik,” ujar Tesy.

BACA JUGA:  Buruh Hyundai Korea Selatan Mogok Kerja, Tolak Rencana Penggunaan 25.000 Robot Humanoid

Ia menjelaskan, bangunan semi permanen tersebut memiliki luas sekitar 300 meter persegi sehingga kobaran api dengan mudah merambat karena sebagian besar struktur bangunan berbahan kayu. Selain menghanguskan bangunan, kebakaran juga berdampak pada dua unit mobil dan dua unit sepeda motor yang berada di dalam area tersebut.

Akibat peristiwa itu, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tesy mengatakan para pekerja telah berangkat bekerja sejak pukul 07.00 WIB sehingga bangunan dalam kondisi relatif kosong saat kebakaran terjadi.

“Alhamdulillah tidak ada korban karena para pekerja sejak jam 07.00 WIB sudah berangkat ke tempat kerja. Tadi ada dua orang yang masih tertinggal di dalam, tetapi keduanya berhasil menyelamatkan diri,” katanya.

BACA JUGA:  Putri Buruh Terasi Asal Rembang Raih Gelar Doktor di UIN Walisongo Semarang

Usai proses pemadaman, petugas juga mengidentifikasi adanya potensi bahaya lanjutan di lokasi, termasuk risiko bangunan roboh dan pohon yang ikut terbakar.

“Kami melihat ada potensi bangunan runtuh. Ada juga pohon yang ikut terbakar, sehingga kami menyarankan pemilik untuk menebangnya karena dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan di samping bangunan,” tutup Tesy.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu munculnya api. (Sumber : Beritasatu.com)