Nasional

Ruko di Roxy Mas Dipasangi Garis Polisi, Penyelidikan Kematian Pekerja Akibat Lift Jatuh Masih Berlangsung

84
×

Ruko di Roxy Mas Dipasangi Garis Polisi, Penyelidikan Kematian Pekerja Akibat Lift Jatuh Masih Berlangsung

Sebarkan artikel ini

Police Line Installed at Roxy Mas Shophouse as Probe Continues into Worker's Fatal Lift Accident

Ruko yang menjadi tempat tewasnya seorang pekerja berinisial IYP (41) akibat terjepit lift yang jatuh di kawasan pertokoan Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat dipasangi garis polisi pada Selasa (772026)(KOMPAS.com)

JAKARTA– Ruko tempat seorang pekerja berinisial IYP (41) meninggal dunia setelah terjepit lift yang jatuh di kawasan pertokoan Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat, kini dipasangi garis polisi. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja yang merenggut nyawa korban.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (7/7/2026) petang, ruko yang berada di Jalan Roxy Mas Pertokoan Blok D5 sudah tidak lagi beroperasi. Garis polisi membentang di pintu masuk ruko yang menggunakan rolling door besi berwarna cokelat sebagai penanda lokasi masih menjadi bagian dari proses penyidikan.

Meski aktivitas usaha dihentikan sementara, lampu di seluruh area ruko tetap menyala hingga sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi tersebut terjadi karena tim kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam bangunan.

BACA JUGA:  Industri Petrokimia Tertekan Impor Murah dari China, Pengurangan Jam Kerja Mulai Terjadi, Ancaman PHK Mengintai

Seorang petugas keamanan di sekitar lokasi menjelaskan bahwa ruko tersebut berfungsi sebagai gudang sekaligus kantor distribusi alat elektronik, khususnya produk pengeras suara atau speaker.

Keterangan serupa disampaikan Anggi (32), pekerja di salah satu ruko sekitar lokasi. Menurutnya, sejak pagi hingga malam hari tidak terlihat aktivitas para pekerja di ruko tersebut. Selama sehari penuh, hanya petugas kepolisian yang keluar masuk untuk melakukan pemeriksaan.

“Memang enggak ada seharian, cuma polisi saja dari pagi sampai sekarang masih di dalam melakukan olah TKP,” ujar Anggi.

Ia juga mengatakan bahwa ruko tersebut dikenal sebagai penjual dan distributor speaker. Menurutnya, sebagian besar toko di kawasan ITC Roxy Mas memang bergerak di bidang elektronik.

BACA JUGA:  DPRD Gresik Akan Panggil Manajemen PT Indonesia Marina Shipyard, Kawal Tuntutan Hak Normatif Buruh

Sementara itu, pekerja lain bernama Boy (26) mengaku sempat mendengar suara benturan keras saat kejadian terjadi. Ketika itu ia sedang mengepak paket kiriman di depan rukonya.

“Saya lagi packing di depan, tiba-tiba dengar suara keras dari arah sana. Saya enggak tahu persis asal suaranya, saya kira cuma ada barang yang jatuh,” katanya.

Setelah kembali masuk ke dalam rukonya untuk mengurus administrasi pengiriman, Boy baru mengetahui adanya insiden tersebut setelah melihat banyak polisi berdatangan ke lokasi.

“Saya masuk ke dalam ngurus admin, terus katanya banyak polisi di depan. Ternyata ada yang meninggal karena lift-nya jatuh,” tuturnya.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian para pelaku usaha di kawasan Roxy Mas. Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi guna memastikan penyebab kecelakaan, termasuk menelusuri kondisi lift yang diduga menjadi penyebab tewasnya korban.

BACA JUGA:  ASPIRASI Usulkan Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Bebas Pajak, Nilai Dana Buruh Tak Layak Dipotong

Hasil penyelidikan diharapkan dapat mengungkap apakah terdapat unsur kelalaian maupun pelanggaran terhadap standar keselamatan kerja dalam operasional lift di ruko tersebut. (Sumber : kompas.com)