Daerah

Pabrik Pengolahan Bonggol Jagung di Jombang Terbakar Hebat, 6 Unit Damkar Diterjunkan

95
×

Pabrik Pengolahan Bonggol Jagung di Jombang Terbakar Hebat, 6 Unit Damkar Diterjunkan

Sebarkan artikel ini

Corn Cob Processing Plant in Jombang Caught in Massive Fire, 6 Fire Trucks Deployed

Petugas Damkar berjibaku memadamkan kebakaran pabrik pengolahan bonggol jagung di Jombang

JOMBANG — Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pengolahan bonggol jagung untuk pakan ternak di Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Jumat (24/7/2026) malam. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 19.30 WIB, bertepatan dengan momen pergantian sif karyawan. Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi dari area produksi seketika memicu kepanikan warga dan pekerja setempat.

Seorang warga sekitar, Ridho (45), menuturkan bahwa selain kepulan asap tebal, sempat terdengar suara ledakan keras sebelum api membesar dan menghanguskan area pabrik.

“Itu pas mau pergantian sif karyawan. Warga juga tahunya ada asap membumbung serta ada suara ledakan kemungkinan dari mesin penggilingan, kemudian keluar api besar sampai sekarang,” ujar Ridho.

Proses Pemadaman dan Kendala di Lapangan

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menjelaskan bahwa laporan kejadian masuk ke pihaknya sekitar pukul 19.50 WIB. Petugas dari Pos Damkar Ngoro langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA:  MAKI Nilai Sikap PT Freeport terhadap Eks Pekerja Bagian dari Strategi Cegah Mogok Kerja Berulang

Namun, lantaran kobaran api terus membesar dan dengan cepat merambat ke seluruh bangunan pabrik, bantuan tambahan armada terpaksa didatangkan dari Pos Damkar Mojoagung dan Jombang.

  • Armada Diterjunkan: 3 unit pumper truck dan 3 unit truk suplai air (Total 6 unit).

  • Kendala Utama: Banyaknya material yang sangat mudah terbakar, terutama tumpukan bonggol (janggel) jagung di area produksi.

Penanganan dan Kerugian

Hingga pukul 22.30 WIB, petugas dilaporkan masih terus berjibaku melakukan proses pendinginan (cooling) guna memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil yang dialami pemilik pabrik masih dalam proses pendataan dan penyelidikan oleh pihak berwenang. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. (Sumber : inews.id)

BACA JUGA:  Pemkot Balikpapan Targetkan TPT Tetap di Level 5,8 Persen di Tengah Ancaman PHK dan Perlambatan Ekonomi