Daerah

Buruh Wanita Tewas Terbakar di Pos Ronda Demak, Polisi Tangkap Pria Diduga Pelaku

90
×

Buruh Wanita Tewas Terbakar di Pos Ronda Demak, Polisi Tangkap Pria Diduga Pelaku

Sebarkan artikel ini

Female Laborer Found Burned to Death at Demak Guard Post, Police Arrest Suspected Perpetrator

ILUSTRASI-Buruh Wanita Terjebak Kebakaran

DEMAK — Warga Dukuh Wareng, RT 05 RW 03, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan yang tewas terbakar di sebuah pos ronda, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Korban diketahui bernama Sri Lestari (42), seorang buruh harian lepas yang berdomisili di wilayah Kabupaten Grobogan.

Kasus tersebut kemudian terungkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan. Seorang pria bernama Bambang Irianto (52) ditangkap di wilayah Mangkang, Kota Semarang, pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 01.15 WIB.

Bambang diduga kuat terlibat dalam pembunuhan Sri Lestari, warga Desa Monggo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Identitas Korban Awalnya Misterius

Pengungkapan kasus ini bermula ketika warga menemukan jasad perempuan dalam kondisi terbakar di pos ronda. Saat pertama ditemukan, identitas korban belum diketahui.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan forensik hingga autopsi untuk mengetahui identitas dan penyebab kematian korban.

BACA JUGA:  Pemkab Blora Siapkan Rp1 Miliar untuk Lindungi 4.485 Buruh Tani Tembakau Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, polisi akhirnya memastikan jasad itu merupakan Sri Lestari.

Hasil pemeriksaan forensik juga mengindikasikan bahwa kematian korban bukan disebabkan kecelakaan. Polisi menduga korban merupakan korban tindak pidana pembunuhan.

Polisi Identifikasi Bambang

Berbekal hasil olah TKP, temuan forensik, serta keterangan yang dikumpulkan selama penyelidikan, tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah bersama Resmob Satreskrim Polres Demak kemudian menelusuri orang-orang yang memiliki hubungan dengan korban.

Penyelidikan mengarah kepada Bambang Irianto. Pria asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tersebut diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban.

Petugas kemudian melakukan pencarian terhadap Bambang. Setelah mengetahui keberadaannya, polisi bergerak ke wilayah Mangkang, Kota Semarang.

Pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.15 WIB, Bambang akhirnya ditangkap di sebuah rumah di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  PHK di Banyumas Masif, 226 Pekerja Kehilangan Pekerjaan hingga Agustus 2026

Dalam pemeriksaan awal, Bambang disebut mengakui perbuatannya kepada penyidik.

Diduga Motif Cemburu

Dari keterangan sementara, pembunuhan tersebut diduga dilatarbelakangi rasa cemburu.

Bambang diduga telah menyiapkan sebuah palu sebelum melakukan aksinya. Palu tersebut kemudian digunakan untuk memukul korban hingga meninggal dunia.

Setelah korban tewas, tersangka diduga menyiram jasad korban menggunakan bensin yang juga telah dipersiapkan sebelumnya, kemudian membakarnya.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan kronologi pembunuhan secara utuh.

Sejumlah Barang Bukti Disita

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian korban yang telah terbakar dan dua sandal berwarna hitam.

Polisi juga mengamankan telepon seluler milik tersangka, kartu identitas, sebuah palu, sepeda motor, serta pakaian yang dikenakan tersangka saat kejadian.

Seluruh barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Tersangka Disebut Residivis Kasus Pembunuhan

Dalam pendalaman penyidikan, polisi juga menemukan fakta terkait rekam jejak Bambang.

BACA JUGA:  Program Sekolah Kemitraan Buka Harapan Baru, Anak Pengemudi Ojek dan Buruh Tani Kini Bisa Bersekolah Gratis

Penyidik menyebut Bambang pernah terlibat dalam perkara pembunuhan terhadap dua orang pada 2004. Atas perkara tersebut, Bambang disebut merupakan residivis.

Fakta tersebut kini turut didalami penyidik untuk mengetahui apakah terdapat kaitan antara kasus sebelumnya dengan pembunuhan Sri Lestari.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengatakan Bambang telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan saat ini sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif, kronologi secara utuh, serta kemungkinan adanya fakta lain yang berkaitan dengan perkara ini,” ungkapnya.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap kronologi pembunuhan, hubungan antara tersangka dan korban, serta kemungkinan adanya fakta lain dalam perkara tersebut.

(Sumber : liputan6.com)