Daerah

Pemkab Cirebon Tindak Lanjuti Dugaan PHK Sepihak Pekerja PT Yihong Novatex Indonesia

87
×

Pemkab Cirebon Tindak Lanjuti Dugaan PHK Sepihak Pekerja PT Yihong Novatex Indonesia

Sebarkan artikel ini

Cirebon Regency Government Follows Up on Alleged Unilateral Layoffs of PT Yihong Novatex Indonesia Workers

Pemkab Cirebon merespons isu PHK karyawan PT Yihong di Cirebon Timur. Wabup Agus Kurniawan Budiman menyiapkan koordinasi dan Satgas Investasi.-Ist-Radarcirebon.com

CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon merespons laporan mengenai dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap sejumlah pekerja PT Yihong Novatex Indonesia di wilayah Cirebon Timur.

Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, mengatakan persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dan akan dibahas bersama sejumlah pihak untuk mencari solusi terbaik.

Pernyataan itu disampaikan Agus seusai menghadiri kegiatan Pendidikan Politik yang digelar DPD Partai NasDem Kabupaten Cirebon di Apita Hotel & Tower Cirebon, Minggu (30/8/2026).

Agus menyebut laporan mengenai PHK pekerja PT Yihong Novatex Indonesia menjadi masukan penting bagi Pemkab Cirebon. Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan tersebut perlu diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi antarpihak.

“Ini menjadi masukan untuk kami pemerintah daerah yang nantinya akan dibahas. Karena tadi, di samping nanti kita kolaborasi dengan Forkopimda, kita juga nanti ada Satgas Investasi,” ujar Agus.

Pemkab Cirebon berencana melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Satgas Investasi dalam penanganan persoalan tersebut.

BACA JUGA:  Sidang Perdana Gugatan PHK Eks Karyawan Ditunda, ELTY dan Dua Anak Usaha Emiten properti milik Grup Bakrie Mangkir

Keberadaan Satgas Investasi diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kegiatan investasi, termasuk masalah hubungan industrial dan ketenagakerjaan.

Investasi Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat

Agus menegaskan, Pemkab Cirebon tetap berkomitmen menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Namun, menurutnya, investasi yang masuk ke Kabupaten Cirebon juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penyerapan tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah berharap perusahaan yang berinvestasi dapat memberikan kesempatan kerja sebesar-besarnya kepada masyarakat di sekitar lokasi perusahaan.

“Harapan dari pemerintah daerah sendiri ketika investasi datang di Kabupaten Cirebon, harapannya 80 persen yang kerja masyarakatnya orang sekitar,” kata Agus.

Menurutnya, hubungan yang baik antara perusahaan, pemerintah, pekerja, dan masyarakat merupakan salah satu faktor penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,71 Persen, tapi 6.604 Buruh Kena PHK hingga Juli 2026

Karena itu, Pemkab Cirebon mendorong agar setiap persoalan ketenagakerjaan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan koordinasi sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Cirebon Timur Jadi Fokus Pengembangan Investasi

Cirebon Timur menjadi salah satu kawasan yang tengah didorong Pemkab Cirebon sebagai wilayah pengembangan investasi.

Agus mengatakan pertumbuhan investasi harus diikuti dengan terciptanya keamanan, kenyamanan, serta hubungan industrial yang baik antara perusahaan dan pekerja.

Pemkab Cirebon bersama Bupati Cirebon juga terus berupaya membangun ekosistem investasi yang sehat dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Forkopimda.

Dalam konteks tersebut, laporan dugaan PHK sepihak terhadap pekerja PT Yihong Novatex Indonesia akan menjadi salah satu persoalan yang perlu ditindaklanjuti pemerintah daerah.

BACA JUGA:  PHK 1.900 Karyawan PT GNI, Mantan Pekerja Beralih Buka Jasa Rental

Pemkab Cirebon berharap penyelesaian persoalan tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan tetap memperhatikan kepentingan pekerja maupun keberlangsungan perusahaan.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pembangunan investasi tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan perusahaan dan investor. Investasi harus mampu membuka lapangan pekerjaan, menyerap tenaga kerja lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Ke depan, Pemkab Cirebon berharap pertumbuhan investasi di Cirebon Timur dapat berlangsung secara berkelanjutan dan berjalan seiring dengan terciptanya hubungan industrial yang harmonis serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

(Sumber : RadarCirebon.com)