Daerah

FSP LEM SPSI Jatim Bekali Pekerja dengan Keterampilan AI di Era Digital

616
×

FSP LEM SPSI Jatim Bekali Pekerja dengan Keterampilan AI di Era Digital

Sebarkan artikel ini

FSP LEM SPSI East Java Equips Workers with AI Skills in the Digital Era

Seminar dan Pelatihan DPD FSP LEM JATIM- Foto istimewa

PASURUAN — DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur menggelar seminar dan pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Pekerja di Era Digital” di Omala Hotel, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis–Jumat, 11–12 September 2026.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya organisasi dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pekerja di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Salah satu teknologi yang dinilai perlu dipahami oleh pekerja saat ini adalah Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Seminar dan pelatihan tersebut diikuti oleh anggota FSP LEM SPSI yang berasal dari lima kabupaten/kota di Jawa Timur, yakni Gresik, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari lima DPC FSP LEM SPSI yang berada di wilayah tersebut. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi organisasi, sekaligus memastikan pembekalan mengenai perkembangan teknologi dapat diterima oleh anggota di berbagai daerah.

Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur, Muadji, SH, dalam pidato pembukaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran DPC yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seminar dan pelatihan tersebut.

Menurut Muadji, kegiatan peningkatan kapasitas anggota menjadi salah satu hal penting yang harus terus dilakukan organisasi. Terlebih, dunia kerja saat ini mengalami perubahan yang cukup cepat seiring dengan perkembangan teknologi digital.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan baru mengenai pemanfaatan AI.

Muadji juga berpesan agar materi yang diberikan oleh narasumber dapat dipelajari dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan anggota maupun organisasi.

“Manfaatkan semua materi yang akan diberikan demi kemajuan organisasi,” pesan Muadji kepada seluruh peserta seminar dan pelatihan.

Pekerja Perlu Memahami Perkembangan AI

Perkembangan AI saat ini telah memasuki berbagai sektor kehidupan, termasuk dunia kerja. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk membantu berbagai aktivitas, mulai dari mengolah informasi, menyusun dokumen, membuat materi komunikasi, melakukan analisis data, hingga mendukung pekerjaan administratif dan organisasi.

BACA JUGA:  Buruh Sumut Banjiri Gedung DPRD, Tuntut Penghapusan Biaya Perkara PHI

Karena itu, pekerja dinilai tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis yang selama ini digunakan dalam pekerjaan. Pemahaman terhadap perkembangan teknologi juga semakin dibutuhkan agar pekerja mampu beradaptasi dengan perubahan di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan tersebut, DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur berupaya membuka ruang pembelajaran bagi anggota agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.

Pemanfaatan AI di lingkungan pekerja dan organisasi serikat pekerja diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas komunikasi, administrasi, penyusunan materi organisasi, serta berbagai kegiatan lainnya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi juga membawa tantangan tersendiri bagi pekerja. Perubahan pola kerja dan penggunaan teknologi dalam dunia industri menuntut pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi.

Karena itu, pembekalan mengenai AI menjadi relevan bagi organisasi serikat pekerja dalam mempersiapkan anggotanya menghadapi transformasi digital.

Dihadiri Anggota dari Lima Kabupaten/Kota

Seminar dan pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut mempertemukan anggota dari lima wilayah, yakni Gresik, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Kehadiran perwakilan dari berbagai daerah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman dan pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi di kalangan anggota FSP LEM SPSI.

Selain mendapatkan materi dari narasumber, peserta juga diharapkan dapat saling bertukar pengalaman mengenai kebutuhan pekerja dan organisasi di tengah perubahan teknologi.

BACA JUGA:  WNI Asal Purworejo Tewas Kecelakaan Kerja di Jepang, Jenazah Segera Dipulangkan

Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menjadi forum pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi antaranggota dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur menilai peningkatan kapasitas anggota harus dilakukan secara berkelanjutan. Organisasi tidak hanya berkonsentrasi pada perjuangan terhadap hak-hak normatif pekerja, tetapi juga perlu mempersiapkan anggotanya agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja.

Materi Disampaikan Tri Sagirani

Seminar dan pelatihan “Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Pekerja di Era Digital” menghadirkan Tri Sagirani, S.Kom., M.MT. sebagai narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai perkembangan serta pemanfaatan teknologi AI dalam kehidupan dan aktivitas kerja.

Kehadiran narasumber dengan latar belakang teknologi diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih praktis kepada para peserta mengenai bagaimana AI dapat digunakan secara tepat untuk menunjang pekerjaan.

Bagi organisasi serikat pekerja, penguasaan teknologi juga dapat memberikan manfaat dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi. Mulai dari penyusunan administrasi, pengelolaan informasi, pembuatan materi publikasi, hingga mendukung komunikasi organisasi.

Namun, pemanfaatan teknologi tetap membutuhkan pemahaman dan tanggung jawab dari penggunanya. Karena itu, kegiatan pelatihan diharapkan tidak hanya memperkenalkan teknologi AI, tetapi juga mendorong peserta menggunakannya secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Dorong Organisasi Adaptif terhadap Perubahan Zaman

Kegiatan yang digelar DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi menjadi salah satu isu yang mulai mendapat perhatian dalam pengembangan kapasitas pekerja dan organisasi serikat pekerja.

Era digital telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pola komunikasi, administrasi, penyebaran informasi, hingga mekanisme kerja di perusahaan.

BACA JUGA:  51 Buruh PT SGS Jombang Gugat PHK dan Pesangon ke PHI Surabaya

Dalam kondisi tersebut, organisasi pekerja dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan fungsi utamanya dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan pekerja.

Penguasaan teknologi diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi organisasi untuk bekerja lebih efektif dan cepat.

Bagi anggota, kemampuan menggunakan teknologi juga dapat menjadi tambahan kompetensi yang berguna dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Oleh karena itu, seminar dan pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pemahaman anggota FSP LEM SPSI Jawa Timur terhadap perkembangan AI.

Diharapkan Beri Manfaat bagi Anggota

DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur berharap pengetahuan yang diperoleh selama seminar dan pelatihan dapat diterapkan oleh para peserta dalam aktivitas pekerjaan maupun organisasi.

Pembekalan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi anggota yang berasal dari Gresik, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya anggota organisasi yang tidak hanya memahami persoalan ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Dengan peningkatan kompetensi tersebut, anggota FSP LEM SPSI diharapkan semakin siap menghadapi perubahan dunia kerja dan perkembangan industri yang semakin terdigitalisasi.

DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di masa mendatang dengan materi yang semakin relevan dengan kebutuhan pekerja.

Seminar dan pelatihan pemanfaatan AI ini pada akhirnya diharapkan menjadi bagian dari proses membangun organisasi serikat pekerja yang semakin adaptif, modern, dan mampu mengikuti perkembangan zaman, tanpa meninggalkan perjuangan terhadap kepentingan dan perlindungan pekerja.

@kontributor_jatim