Kapal Logistik Masih Didominasi Asing, Prabowo Ingin Kapal Berbendera Merah Putih Kuasai Laut Indonesia - lemspsi.com
Nasional

Kapal Logistik Masih Didominasi Asing, Prabowo Ingin Kapal Berbendera Merah Putih Kuasai Laut Indonesia

24
Kapal Logistik Masih Didominasi Asing, Prabowo Ingin Kapal Berbendera Merah Putih Kuasai Laut Indonesia

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan jumlah armada kapal berbendera Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap kapal asing dalam distribusi logistik di perairan nasional.

Langkah tersebut dibahas Prabowo bersama sejumlah menteri dan pejabat terkait dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan sekitar 95 persen armada kapal yang digunakan untuk mengangkut logistik di Indonesia saat ini masih berbendera asing.

Menurutnya, Presiden Prabowo ingin kondisi tersebut perlahan diubah dengan memperkuat armada nasional.

“Sekarang pengiriman barang-barang itu 95 persen berbendera asing. Bagaimana ke depannya supaya bisa berbendera Indonesia, dan diminta rencana pengembangannya seperti apa,” kata Rosan.

Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah akan mendorong peningkatan produksi kapal di dalam negeri. Pengembangan industri galangan kapal akan melibatkan perusahaan pelat merah maupun swasta nasional.

Rosan menyebut, pemerintah ingin kapasitas galangan kapal nasional terus diperkuat sehingga pembangunan kapal dapat dilakukan di Indonesia dengan tetap memenuhi standar internasional.

“Galangan-galangan kapal, baik BUMN maupun swasta nasional, ingin kita tingkatkan dan majukan. Pembuatan kapal-kapal itu bisa dilakukan di Indonesia sesuai dengan standar internasional,” ujarnya.

Selain industri, pemerintah juga melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi perkapalan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Juliarto ditugaskan untuk mengoordinasikan riset dan kajian terkait pengembangan industri kapal nasional.

Brian mengatakan, perguruan tinggi akan bekerja sama dengan PT PAL Indonesia serta para guru besar di bidang perkapalan untuk memperkuat riset dan teknologi.

“Riset-risetnya diarahkan ke industri kapal kita. Bersama PT PAL, perguruan tinggi dan guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita,” kata Brian.

Menurutnya, penguatan industri galangan kapal memiliki potensi besar karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan kebutuhan kapal yang tinggi.

“Seharusnya kita memiliki pasar yang sangat besar. Mestinya industri kita tumbuh,” ujarnya.

Pemerintah berharap penguatan industri perkapalan nasional tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan armada dalam negeri, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat kemandirian industri maritim Indonesia.

sumber: detikfinance

Exit mobile version