Dua Buruh Asal Jember Hilang Terseret Arus di Pantai Green Bowl, Bali, Pencarian Hari Kedua Belum Membuahkan Hasil - lemspsi.com
Daerah

Dua Buruh Asal Jember Hilang Terseret Arus di Pantai Green Bowl, Bali, Pencarian Hari Kedua Belum Membuahkan Hasil

79

Two workers from Jember disappeared after being swept away by the current at Green Bowl Beach. Bali, The second day of the search has not yet yielded results.

NusaBali.com - Tim SAR gabungan melakukan pencarian hari kedua terhadap dua korban yang diduga terseret arus di Pantai Green Bowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung

BALI, Dua buruh asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Green Bowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Bali, pada Minggu (28/6) siang. Hingga hari kedua pencarian, Selasa (30/6), tim SAR gabungan masih belum berhasil menemukan kedua korban meski operasi telah diperluas melalui jalur laut, darat, dan udara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA. Berdasarkan laporan yang diterima, saat kejadian terdapat lima orang berada di kawasan Pantai Green Bowl.

“Tiga orang menyusuri pantai untuk mencari kepiting, sementara dua korban berenang di laut sebelum akhirnya terseret arus,” ujar Sidakarya saat dikonfirmasi, Selasa (30/6).

Dua korban diketahui berinisial RF (24), seorang buruh asal Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, serta DHH (21), buruh asal Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Setelah menerima laporan kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung mengerahkan tujuh personel untuk melakukan operasi pencarian pada Senin (29/6) mulai pukul 06.00 WITA.

Dalam upaya mempercepat pencarian, tim SAR juga mengoperasikan Search and Rescue Unit (SRU) udara menggunakan drone thermal untuk memantau area dari udara. Selain itu, alat pendeteksi bawah air AquaEye turut digunakan guna meningkatkan peluang menemukan korban.

“Operasi pencarian dilakukan melalui jalur laut, darat, dan udara agar area pencarian lebih luas dan peluang menemukan korban semakin besar,” kata Sidakarya.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan laut dalam keadaan pasang. Angin bertiup dari arah timur ke barat dengan kecepatan 2 hingga 6 knot, sementara jarak pandang tercatat kurang dari 22,8 kilometer.

Meski kondisi cuaca relatif mendukung, hingga Selasa pukul 14.23 WITA, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban.

“Operasi pencarian direncanakan berlangsung hingga pukul 18.00 WITA, tergantung situasi dan kondisi di lapangan,” tutup Sidakarya.

Tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian dengan harapan kedua buruh asal Jember tersebut segera dapat ditemukan. (Sumber: nusabali.com) @kg_krd

Exit mobile version