4.998 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di Kawasan DPR/MPR RI - lemspsi.com
Nasional

4.998 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di Kawasan DPR/MPR RI

58

4,998 Joint Personnel Deployed to Secure Protest Around Indonesia’s Parliament Complex

4.998 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Demo Buruh di DPR Jakarta Pusat-FOTO ILUSTRASI

JAKARTA – Sebanyak 4.998 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta petugas pengamanan dalam (Pamdal).

Secara keseluruhan, 17.628 personel gabungan disiagakan untuk pelayanan dan pengamanan sebanyak 37 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Selasa.

Dari 37 agenda tersebut, sebanyak 20 kegiatan merupakan penyampaian pendapat di muka umum, sedangkan 17 kegiatan lainnya berupa kegiatan masyarakat, seperti wisuda, pameran, dan dies natalis.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar mengedepankan kesabaran serta pendekatan humanis dalam menghadapi massa.

“Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,” kata Dekananto dalam keterangannya, Selasa,29/9/2026

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kegiatan penyampaian pendapat tersebar di sejumlah titik di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian aparat antara lain kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI–Dukuh Atas, serta Silang Selatan Monas.

“Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,” ujar Budi.

Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Untuk mengantisipasi dampak aksi terhadap mobilitas warga, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Budi mengatakan, penerapan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga mobilitas masyarakat sekaligus memastikan aktivitas perekonomian, pendidikan, ibadah, dan kepentingan publik lainnya tetap berjalan.

Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, mengikuti arahan petugas, serta menghormati masyarakat yang tetap menjalankan aktivitasnya.

Peserta aksi juga diminta bersama-sama menjaga fasilitas umum selama kegiatan berlangsung.

“Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” kata Budi.  (Sumber : TribunNews.com)

Exit mobile version