UT dan KSPSI Jalin Kerja Sama, Pekerja Kini Lebih Mudah Tempuh Pendidikan Tinggi - lemspsi.com
NasionalPendidikan

UT dan KSPSI Jalin Kerja Sama, Pekerja Kini Lebih Mudah Tempuh Pendidikan Tinggi

131

UT and KSPSI Forge Partnership, Making Higher Education More Accessible to Workers

penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of UnderstandingMoU) antara Universitas Terbuka (UT) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Gedung Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta

JAKARTA – Semangat pekerja Indonesia untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi mendapat ruang lebih luas. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Terbuka (UT) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

MoU tersebut ditandatangani oleh Plt. Rektor Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto.

Kerja sama ini membuka kesempatan bagi pekerja dari berbagai federasi maupun konfederasi serikat pekerja untuk mengakses pendidikan tinggi di Universitas Terbuka melalui skema khusus.

Salah satu fasilitas yang ditawarkan adalah program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui program tersebut, pengalaman kerja dan pembelajaran yang telah diperoleh pekerja dapat diakui dan dikonversikan menjadi kredit satuan kredit semester (SKS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, peningkatan kualifikasi pendidikan pekerja tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga berdampak positif terhadap masyarakat dan perusahaan.

“Melalui skema RPL dalam kerja sama ini, pengalaman belajar dan masa kerja para pekerja bisa diakui untuk mempercepat masa studi. Misalnya, program sarjana yang seharusnya ditempuh empat tahun bisa dipercepat menjadi tiga tahun,” ujar Brian.

Menurutnya, kesempatan bagi pekerja untuk melanjutkan pendidikan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sementara itu, Plt. Rektor UT Prof. Ali Muktiyanto mengatakan pihaknya siap memberikan fasilitas khusus bagi pekerja yang mengikuti program pendidikan melalui jalur organisasi.

“Karena ini menyasar kelompok pekerja yang terorganisir dengan baik, UT menyiapkan skema uang kuliah dengan harga khusus atau diskon bagi para peserta program,” kata Ali.

Dengan skema tersebut, pekerja diharapkan tidak perlu meninggalkan pekerjaan untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Sistem pembelajaran UT yang fleksibel juga dinilai sesuai dengan kebutuhan pekerja yang memiliki aktivitas pekerjaan dan organisasi.

Kerja sama UT dan KSPSI diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin banyak pekerja Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya.

Agenda penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Terbuka serta sejumlah pimpinan dan tokoh pekerja dari KSPSI, di antaranya Arif Minardi, Idrus, Wiwit Widuri, Tamrin, Raslina Rasyidin, dan Anna Sumarna.

(Sumber : RM.id)

Exit mobile version