Sumedang Job Fair 2026 Sediakan 1.424 Lowongan Kerja, Pemkab Optimalkan BLK Tekan Pengangguran - lemspsi.com
Daerah

Sumedang Job Fair 2026 Sediakan 1.424 Lowongan Kerja, Pemkab Optimalkan BLK Tekan Pengangguran

115

Sumedang Job Fair 2026 Offers 1,424 Job Vacancies as Local Government Optimizes Vocational Training to Reduce Unemployment

Dony Ahmad Munir- Bupati Sumedang, Jawa Barat
SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengakselerasi upaya menekan angka pengangguran melalui penyelenggaraan Sumedang Job Fair 2026 yang menghadirkan 22 perusahaan dengan total 1.424 lowongan pekerjaan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Oktober 2026, di Gedung Creative Center Sumedang ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan pemanfaatan teknologi digital dalam mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, pelatihan kerja harus disesuaikan dengan kebutuhan industri agar mampu meningkatkan peluang penempatan tenaga kerja, bukan sekadar meningkatkan keterampilan peserta.

“Perusahaan bisa membuka aplikasi SIPEDO untuk melihat kompetensi yang tersedia. Di BLK ada beberapa paket pelatihan yang bisa dimanfaatkan agar calon tenaga kerja memiliki keterampilan sebelum bekerja,” kata Dony saat membuka Sumedang Job Fair 2026, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumedang bersama pengelola BLK perlu memastikan program pelatihan memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan perusahaan.

Melalui aplikasi SIPEDO (Sistem Informasi Pelatihan dan Lowongan Kerja Terpadu), perusahaan dapat memantau ketersediaan kompetensi tenaga kerja serta pilihan paket pelatihan yang diselenggarakan BLK.

“Setelah pelatihan, pastikan peserta bisa bekerja dan terhubung dengan perusahaan penyedia lapangan pekerjaan. Pelatihan harus sesuai dengan kebutuhan industri sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Tingkat Pengangguran Sumedang Capai 6,08 Persen

Berdasarkan data Disnakertrans Sumedang, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Sumedang tercatat sebesar 6,08 persen atau mencakup sekitar 37.441 orang.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Dony mendorong agar kegiatan bursa kerja diselenggarakan secara rutin, setidaknya satu kali setiap bulan. Langkah ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan dan kesempatan kerja.

Antusiasme pencari kerja terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 2.034 orang secara daring hingga pukul 08.00 WIB pada hari pembukaan. Jumlah tersebut melampaui total 1.424 lowongan yang tersedia dari 22 perusahaan peserta.

Dengan demikian, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 143 persen dari total lowongan yang ditawarkan. Kondisi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh pekerjaan melalui bursa kerja.

“Pemerintah harus menyiapkan kebijakan, program, dan kegiatan yang mampu membuka serta menyediakan lapangan pekerjaan. Salah satu ikhtiar yang kita lakukan adalah melalui job fair ini,” kata Dony.

Ia meminta Disnakertrans memastikan setiap program pemerintah memiliki dampak nyata terhadap penyelesaian persoalan ketenagakerjaan, khususnya dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

“Perbanyak job fair ini, minimal satu bulan satu kali. Program harus nyambung dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Setiap kegiatan pemerintah harus memberikan dampak nyata dalam menyelesaikan persoalan. Disnakertrans harus menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan kesempatan kerja,” tegasnya.

Perusahaan Diminta Perhatikan Kompetensi dan Jaminan Sosial Pekerja

Selain mendorong penyerapan tenaga kerja, Dony juga menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja. Ia mengimbau seluruh perusahaan agar mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, penciptaan lapangan kerja perlu diikuti dengan pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah Kabupaten Sumedang juga mengapresiasi keterlibatan 22 perusahaan dalam Sumedang Job Fair 2026. Dony berharap perusahaan memberikan kesempatan yang adil kepada tenaga kerja lokal berdasarkan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Penyelenggaraan bursa kerja ini turut mendapat dukungan dari Polres Sumedang melalui program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran).

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan kepolisian, Sumedang Job Fair 2026 diharapkan dapat membantu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sekaligus memperkuat upaya menekan pengangguran di Kabupaten Sumedang.

Optimalisasi BLK dan pemanfaatan aplikasi SIPEDO menjadi bagian dari strategi tersebut, dengan penekanan pada kesesuaian kompetensi, kebutuhan industri, serta keberlanjutan penempatan kerja setelah peserta menyelesaikan pelatihan.

Exit mobile version