Ratusan Buruh dan Pelaku Usaha Material Banyuwangi Gelar Demo, Konvoi Dump Truk Ganggu Arus Lalu Lintas - lemspsi.com
Daerah

Ratusan Buruh dan Pelaku Usaha Material Banyuwangi Gelar Demo, Konvoi Dump Truk Ganggu Arus Lalu Lintas

88

Hundreds of Workers and Material Business Operators in Banyuwangi Stage Protest, Dump Truck Convoy Disrupts Traffic

Ratusan buruh dan pelaku usaha sektor material menggelar aksi demonstrasi di Banyuwangi, Selasa (1182026). Foto Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGI – Aksi demonstrasi yang digelar Persatuan Buruh Material Banyuwangi (PBM) mewarnai sejumlah ruas jalan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Ratusan buruh dan pelaku usaha sektor material turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi kepada Mapolresta Banyuwangi dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Rabu (12/8/2026). Massa aksi juga membawa ratusan dump truk yang turut mengiringi jalannya demonstrasi.

Sebelum bergerak menuju pusat Kota Banyuwangi, ratusan kendaraan tersebut berkumpul di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kedayunan, Kecamatan Kabat. Rombongan kemudian bergerak secara bertahap dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

Sekitar pukul 10.30 WIB, konvoi mulai melintasi Jalan Raya S. Parman di kawasan Kalirejo, Pakis, menuju pusat Kota Banyuwangi.

Panjangnya antrean dump truk sempat berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kepadatan kendaraan terjadi seiring pergerakan rombongan menuju lokasi aksi.

Demonstrasi tidak hanya diikuti anggota PBM. Sejumlah organisasi yang bergerak di sektor pertambangan, angkutan material, dan buruh bangunan turut bergabung dalam aksi tersebut.

Di antaranya PETAWANGI, PERDUMPWANGI, LPPM, Perkumpulan Nyonggo Roso, serta buruh bangunan dari sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi.

Sampaikan Dua Tuntutan Utama

Dalam aksi tersebut, PBM menyampaikan dua tuntutan utama. Massa meminta Kapolresta Banyuwangi dan Bupati Banyuwangi segera mempercepat keputusan Tim Terpadu Kabupaten Banyuwangi (Timdu).

Selain itu, massa meminta kepolisian memberikan kepastian agar aktivitas pekerjaan material di wilayah Banyuwangi dapat berlangsung secara lebih kondusif.

Untuk menyuarakan aspirasi, sejumlah dump truk dilengkapi spanduk yang berisi tuntutan massa. Sementara satu unit truk komando digunakan sebagai pusat koordinasi dan dilengkapi pengeras suara.

Hingga siang hari, konvoi ratusan dump truk masih bergerak menuju pusat Kota Banyuwangi. Pergerakan rombongan turut memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dilalui.

Aksi tersebut menjadi perhatian pengguna jalan dan masyarakat di sepanjang jalur konvoi. Aparat kepolisian melakukan pengawalan untuk mengatur pergerakan massa sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

PBM dijadwalkan kembali melanjutkan aksi pada Rabu (12/8/2026) untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah dan kepolisian.

(Sumber : banyuwangihits.id)

Exit mobile version