Pembangunan Exit Tol Temanggung Diproyeksikan Dongkrak Investasi dan Penyerapan Kerja - lemspsi.com
Daerah

Pembangunan Exit Tol Temanggung Diproyeksikan Dongkrak Investasi dan Penyerapan Kerja

87

Temanggung Toll Exit Construction Projected to Boost Investment and Job Creation

lustrasi. Exit tol diharapkan mendongkrak investasi -pexels.com-

TEMANGGUNG — Rencana pembangunan exit tol di Kabupaten Temanggung diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi di wilayah tersebut secara signifikan ke depan. Keberadaan akses tol ini dinilai sangat strategis untuk mempermudah konektivitas Temanggung dengan berbagai pusat transportasi utama dan jaringan distribusi barang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Agus Munadi, menyampaikan bahwa akses baru ini memberikan keuntungan besar bagi daerah, terutama dalam mempercepat jalur transportasi menuju Pelabuhan Semarang dan Bandara Internasional Yogyakarta.

“Exit tol akan sangat menguntungkan Temanggung. Transportasi dari dan menuju pelabuhan di Semarang serta bandar udara Yogyakarta menjadi lebih mudah terjangkau,” ujar Agus, Jumat (24/7).

Siapkan Kemudahan Izin dan Kawasan Industri 900 Hektare

Guna menyambut peluang tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung kini tengah merancang berbagai strategi untuk menarik minat para investor. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha.

Selain efisiensi perizinan, Pemkab Temanggung juga telah menyiapkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) seluas kurang lebih 900 hektare yang berlokasi di Kecamatan Kranggan dan Pringsurat. Kedua kecamatan ini dipilih karena letaknya yang paling dekat dengan titik rencana exit tol.

Meski demikian, Agus mengklarifikasi bahwa tidak seluruh wilayah di kedua kecamatan tersebut dijadikan area industri, melainkan hanya titik-titik tertentu yang sudah ditetapkan.

“Lahan yang masuk dalam KPI tersebut merupakan lahan milik warga. Pemkab Temanggung tidak memiliki lahan khusus yang disiapkan untuk KPI, namun secara regulasi tata ruang, lahan milik masyarakat tersebut sudah diperbolehkan untuk pembangunan industri maupun tempat usaha lainnya,” jelas Agus.

Tren Investasi Positif dan Penyerapan Belasan Ribu Tenaga Kerja

Selain industri skala besar, keberadaan UMKM dan usaha mandiri di Temanggung terbukti turut memperkuat perekonomian lokal dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga. Pembangunan berbagai proyek investasi juga berdampak langsung pada pembukaan lapangan kerja baru yang mayoritas menyerap warga sekitar.

Geliat investasi di Kabupaten Temanggung pun terus menunjukkan tren positif. Pada realisasi semester I 2026, tercatat sebanyak 13.402 tenaga kerja telah berhasil terserap.

Angka tersebut terus melonjak pesat. Hingga 20 Juli 2026, nilai investasi di Kabupaten Temanggung kembali bertambah sebesar Rp30,65 miliar (Rp30.656.826.796). Tambahan modal ini mendorong total kegiatan usaha mencapai 6.521 proyek, sekaligus meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan menjadi 14.381 orang.

(Sumber  Magelangeekpres)

Exit mobile version