Isuzu Gelontorkan Investasi Rp2 Triliun di Pabrik Karawang, Perkuat Otomatisasi dan Daya Saing Manufaktur - lemspsi.com
Nasional

Isuzu Gelontorkan Investasi Rp2 Triliun di Pabrik Karawang, Perkuat Otomatisasi dan Daya Saing Manufaktur

162

Isuzu Invests Rp2 Trillion in Karawang Plant to Boost Automation and Manufacturing Competitiveness

ILUSTRASI-Pabrik Mobil

KARAWANG – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) terus memperkuat daya saing industri manufakturnya melalui investasi sekitar Rp2 triliun di Isuzu Karawang Plant, Jawa Barat. Investasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas produksi, pembelian lahan, serta peningkatan tingkat otomatisasi pabrik guna meningkatkan efisiensi operasional, kualitas produksi, dan kapasitas manufaktur jangka panjang.

Manajemen PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjelaskan, investasi tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak pembangunan pabrik dimulai pada 2013 hingga resmi beroperasi pada 2015. Setelah fasilitas produksi mulai berjalan, perusahaan tetap mengalokasikan investasi secara berkelanjutan setiap tahun untuk meningkatkan kemampuan produksi sekaligus mengadopsi perkembangan teknologi manufaktur modern.

“Total investasi sekitar Rp2 triliun, termasuk pembelian lahan dan pembangunan pabrik. Setelah itu kami tetap melakukan investasi setiap tahun untuk meningkatkan otomatisasi dan efisiensi proses produksi,” ujar manajemen IAMI dalam konferensi pers di Karawang, Senin (20/7/2026).

Perusahaan menyatakan, investasi lanjutan difokuskan pada peningkatan otomatisasi di berbagai lini produksi. Sejumlah teknologi robotik telah diterapkan untuk proses pengelasan (welding), pemindahan komponen (handling), hingga penyempurnaan berbagai fasilitas produksi lainnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga konsistensi kualitas kendaraan yang diproduksi. Selain itu, otomatisasi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan proses manufaktur yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Saat ini, tingkat otomatisasi di Isuzu Karawang Plant telah mencapai sekitar 27 persen. Ke depan, perusahaan berencana terus meningkatkan pemanfaatan teknologi otomatisasi seiring berkembangnya kebutuhan industri otomotif nasional maupun pasar ekspor.

“Tujuannya bukan hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendukung aspek keselamatan kerja, ergonomi pekerja, serta target lingkungan perusahaan,” jelas manajemen IAMI.

Investasi yang dilakukan selama lebih dari satu dekade tersebut turut menjadi fondasi penting bagi pencapaian tonggak produksi 300.000 unit kendaraan di Isuzu Karawang Plant. Pabrik yang mulai beroperasi pada 2015 itu kini menjadi pusat produksi berbagai kendaraan komersial Isuzu, seperti Traga, ELF, dan GIGA, yang dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Selain menjadi tulang punggung pasar dalam negeri, Isuzu Karawang Plant juga berperan sebagai basis produksi untuk ekspor. Hingga pertengahan 2026, pabrik tersebut telah mengekspor sekitar 40.500 unit kendaraan ke 25 negara, dengan tujuan utama kawasan ASEAN, Timur Tengah, dan Amerika Tengah.

Melalui investasi berkelanjutan dan peningkatan otomatisasi, Isuzu menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi kendaraan komersial di kawasan sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif nasional di pasar global. (Sumber : kontan.co.id)

Exit mobile version