Ekspor Perikanan Indonesia Capai Rp52,6 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja - lemspsi.com
Nasional

Ekspor Perikanan Indonesia Capai Rp52,6 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

90

Indonesia’s Fisheries Exports Reach Rp52.6 Trillion, Creating Thousands of Jobs

ILUSTRASI-Ekspor Ikan Indonesia Tembus Rp 52,6 Triliun, Serap 8.389 Pekerja di Sulsel

JAKARTA – Ekspor produk perikanan Indonesia mencatat nilai mencapai Rp52,6 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2026. Selain menghasilkan devisa bagi negara, aktivitas ekspor tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja di berbagai daerah.

Salah satu wilayah yang merasakan dampak langsung dari aktivitas ekspor perikanan adalah Sulawesi Selatan (Sulsel). Hingga saat ini, ratusan Unit Pengolahan Ikan (UPI) lokal di daerah tersebut telah menembus pasar internasional.

Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ishartini, mengatakan ekspor produk perikanan memiliki kontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja.

“Ekspor ikan juga menyerap tenaga kerja. Contohnya di Provinsi Sulawesi Selatan, UPT Badan Mutu berhasil membawa 144 UPI lokal ekspor ke 46 negara dan menyerap tenaga kerja 8.389 orang,” kata Ishartini dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, penyerapan tenaga kerja tersebut berjalan seiring dengan tingginya aktivitas ekspor produk perikanan dari Sulsel.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, frekuensi ekspor produk perikanan dari Sulawesi Selatan tercatat mencapai 8.540 shipment atau pengiriman.

Ekspor Perikanan Sumatera Utara

Dampak ekonomi dari aktivitas ekspor produk perikanan juga terlihat di Sumatera Utara. Pada semester I 2026, nilai ekspor produk perikanan dari provinsi tersebut mencapai Rp115,5 miliar.

Sejumlah komoditas perikanan unggulan Sumatera Utara yang diekspor antara lain shrimp paste, frozen octopus, krill atau udang kering, frozen squid, frozen cuttle fish, ikan kembung, udang putih, frozen croaker fish, frozen eel, hingga frozen black tiger shrimp.

Produk-produk tersebut dipasarkan ke sejumlah negara, di antaranya Malaysia, China, Thailand, Mesir, Hong Kong, Taiwan, dan Vietnam.

Produk Perikanan Indonesia Tembus 152 Negara

Secara nasional, nilai ekspor produk perikanan Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp52,6 triliun. Produk perikanan nasional juga telah menjangkau pasar di 152 negara.

KKP menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari penerapan sertifikasi mutu dari hulu hingga hilir dengan standar internasional.

Sertifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan produk perikanan Indonesia memenuhi persyaratan keamanan dan mutu yang ditetapkan negara tujuan ekspor.

Dengan terpenuhinya standar tersebut, produk perikanan Indonesia semakin memiliki akses ke pasar internasional sekaligus memperkuat posisi sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sumber devisa serta pencipta lapangan kerja.

Capaian ekspor tersebut juga menunjukkan bahwa peningkatan kualitas dan jaminan mutu produk tidak hanya berpengaruh terhadap daya saing komoditas Indonesia di pasar global, tetapi turut memberikan efek ekonomi bagi pekerja dan pelaku usaha di daerah sentra perikanan.

(Sumber : kompas.com)

Exit mobile version