Volkswagen Siapkan Efisiensi Besar, Hingga 100 Ribu Pekerja Berpotensi Terdampak - lemspsi.com
Internasional

Volkswagen Siapkan Efisiensi Besar, Hingga 100 Ribu Pekerja Berpotensi Terdampak

94

Volkswagen Prepares for Major Efficiency Measures, Potentially Affecting Up to 100,000 Workers

ilustrasi : Pabrik Volkswagen di Jerman

JAKARTA – Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, dikabarkan tengah menyiapkan langkah efisiensi terbesar dalam sejarah perusahaan yang berpotensi berdampak pada hingga 100.000 pekerja di berbagai negara. Rencana tersebut disebut sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran untuk menghadapi tekanan industri otomotif global yang semakin ketat. (Reuters)

Berdasarkan sejumlah laporan media internasional, manajemen Volkswagen sedang mempertimbangkan pengurangan tenaga kerja secara signifikan, sekaligus menutup empat pabrik di Jerman. Jika terealisasi, jumlah pekerja yang terdampak akan mencapai sekitar seperenam dari total tenaga kerja Volkswagen di seluruh dunia. (Reuters)

Langkah tersebut dipicu oleh berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan, mulai dari melemahnya permintaan kendaraan di Eropa, meningkatnya persaingan dengan produsen mobil listrik asal China, hingga dampak tarif impor di Amerika Serikat yang menekan profitabilitas perusahaan. (Reuters)

Laporan juga menyebutkan bahwa Volkswagen tengah mengkaji penutupan fasilitas produksi di Hanover, Zwickau, Emden, serta pabrik Audi di Neckarsulm. Selain itu, perusahaan dikabarkan akan memangkas investasi dan melakukan restrukturisasi terhadap sejumlah unit bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional. (Reuters)

Meski demikian, Volkswagen belum mengonfirmasi rincian rencana tersebut. Pihak perusahaan hanya menyatakan bahwa seluruh keputusan strategis akan dibahas dan diputuskan melalui mekanisme internal yang berlaku. Manajemen juga mengakui bahwa model bisnis yang selama ini dijalankan membutuhkan perubahan mendasar agar mampu bersaing di tengah transformasi industri otomotif global. (euronews)

Apabila disetujui, restrukturisasi ini diperkirakan menjadi salah satu pengurangan tenaga kerja terbesar dalam sejarah industri otomotif. Namun, rencana tersebut diprediksi akan menghadapi penolakan keras dari serikat pekerja di Jerman yang sebelumnya telah menyepakati perlindungan terhadap lapangan kerja hingga akhir dekade ini. (Reuters) @kg_krd

Exit mobile version