Tujuh Buruh Miskin Temukan Berlian 17,96 Karat di India, Nilainya Diperkirakan Rp935 Juta - lemspsi.com
Internasional

Tujuh Buruh Miskin Temukan Berlian 17,96 Karat di India, Nilainya Diperkirakan Rp935 Juta

56

Seven Poor Workers Discover 17.96-Carat Diamond in India, Estimated to Be Worth Rp935 Million

Tujuh buruh India bakal jadi kaya raya setelah menemukan berlian senilai Rp935 juta

PANNA, India — Keberuntungan besar datang kepada tujuh buruh miskin di Distrik Panna, Madhya Pradesh, India. Setelah dua tahun menambang di lahan yang mereka sewa dengan biaya murah, mereka menemukan sebuah berlian berukuran 17,96 karat yang diperkirakan bernilai sedikitnya 5 juta rupee atau sekitar Rp935 juta.

Berlian tersebut ditemukan Akhilesh Pal bersama enam rekannya di sebuah tambang di Desa Sarokha, Panna. Batu itu ditemukan pada Senin (10/8) ketika Pal kembali memeriksa lokasi tambang lama yang sebelumnya sempat ditutup selama sekitar satu tahun.

Pal mengatakan, mereka sebenarnya telah menambang di lokasi tersebut selama hampir dua tahun. Namun karena tidak kunjung menemukan hasil, tambang itu akhirnya ditinggalkan dan mereka membuka lokasi baru di sebelahnya.

Saat memeriksa tambang lama setelah hujan deras, mereka justru melihat sebuah batu yang kemudian diketahui sebagai berlian.

“Kami telah menambang di sana selama sekitar dua tahun, tetapi kami tidak beruntung, jadi kami menutup tambang itu selama setahun,” kata Pal.

Ia menambahkan, mereka kemudian kembali memeriksa tambang lama ketika sedang mengecek lokasi tambang baru.

Petugas yang menangani verifikasi berlian di Panna, Ravi Patel, memastikan batu tersebut memiliki kualitas permata (gem quality), yang merupakan kategori bernilai tinggi dalam perdagangan berlian alami.

Menurut Patel, berlian itu akan dilelang pada lelang triwulanan pemerintah yang dijadwalkan berlangsung pada paruh pertama Oktober. Pembeli dari India maupun luar negeri diperkirakan akan mengikuti proses lelang tersebut.

Pemerintah nantinya akan mengambil royalti sebesar 12 persen dari hasil penjualan. Sisa hasil lelang kemudian akan dibagikan secara merata kepada tujuh pekerja yang menemukan berlian tersebut.

Harapan Baru di Tengah Kemiskinan

Penemuan tersebut menjadi kabar luar biasa bagi para buruh yang selama ini hidup dalam kondisi ekonomi sulit.

Panna memang dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil berlian utama di India. Namun, wilayah tersebut juga menghadapi persoalan kemiskinan, keterbatasan lapangan kerja, serta kelangkaan air.

Banyak warga setempat menggantungkan hidup sebagai buruh harian di sektor pertambangan. Sebagian bahkan berharap keberuntungan menemukan berlian dapat mengubah kondisi ekonomi keluarga mereka.

Namun, tidak semua penemu berlian dapat menikmati hasil temuannya. Sebagian besar penambang di Panna bekerja sebagai buruh harian untuk pemegang hak penambangan. Karena itu, ketika menemukan berlian, sebagian besar hasil penjualannya dapat menjadi hak pemegang izin atau pemilik lahan tambang.

Kasus tujuh buruh di Sarokha menjadi pengecualian karena mereka menyewa sendiri lahan pertambangan tersebut dan berhak mendapatkan bagian dari hasil lelang setelah dikurangi kewajiban kepada pemerintah.

Bagi mereka, berlian 17,96 karat itu bukan sekadar batu berharga. Temuan tersebut berpotensi menjadi titik balik kehidupan.

Media lokal melaporkan, tiga dari tujuh buruh tersebut bahkan mengaku selama ini terlalu miskin untuk menikah. Mereka berharap uang dari hasil penjualan berlian dapat membantu memperbaiki kondisi ekonomi sekaligus membuka jalan untuk membangun kehidupan baru.

Penemuan itu sekaligus memperlihatkan ironi Panna: wilayah yang menyimpan kekayaan alam berupa berlian justru dihuni banyak pekerja yang masih bergulat dengan kemiskinan dan minimnya kesempatan kerja.

Kini, ketujuh buruh tersebut hanya perlu menunggu proses lelang Oktober untuk mengetahui seberapa besar nilai keberuntungan yang mereka temukan di dalam tanah.

(Sumber : bbc.com)

Exit mobile version