Internasional

Serikat Pekerja XLSMART Wakili Pekerja Telekomunikasi Indonesia di Forum Internasional UNI Apro ICTS Malaysia

78
×

Serikat Pekerja XLSMART Wakili Pekerja Telekomunikasi Indonesia di Forum Internasional UNI Apro ICTS Malaysia

Sebarkan artikel ini

XLSMART Workers’ Union Represents Indonesian Telecommunications Workers at UNI Apro ICTS International Forum in Malaysia

Serikat Pekerja XLSMART mewakili pekerja telekomunikasi Indonesia dalam forum internasional 28th UNI Apro ICTS Committee Meeting di Malaysia. (Foto Dok XL SMART)
KUALA LUMPUR – Serikat Pekerja XLSMART (SP XLSMART) mewakili pekerja sektor telekomunikasi Indonesia dalam forum internasional 28th UNI Apro ICTS Committee Meeting yang berlangsung di Berjaya Times Square, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 16 Oktober 2026. Forum tersebut diikuti 56 peserta delegasi internasional dari berbagai negara.

Ketua Umum SP XLSMART Ahmad Henry Machsuni bersama Sekretaris Abdul Rachman hadir untuk membagikan pengalaman mengenai proses integrasi XL Axiata dan Smartfren, khususnya dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis, transparan, dan konstruktif selama proses merger.

Dalam paparannya, Ahmad Henry menekankan pentingnya keterlibatan serikat pekerja sejak awal proses penggabungan perusahaan. Menurutnya, transparansi dan komunikasi terbuka antara manajemen dan pekerja menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan karyawan sekaligus memastikan transisi perusahaan berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan, Serikat Pekerja XL Axiata telah mengawal proses aksi korporasi sejak sebelum merger dimulai pada 2024. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan kepentingan karyawan tetap menjadi perhatian selama perubahan struktur dan operasional perusahaan.

BACA JUGA:  Tambang Batu Bara Meledak, 90 Buruh Tewas

Upaya itu berlanjut hingga penggabungan resmi dengan Smartfren pada 2025. SP XLSMART terus mendorong komunikasi antara pekerja dan manajemen guna menjaga kepastian bagi karyawan di tengah proses integrasi perusahaan.

Ahmad Henry menilai kelancaran transisi tersebut tidak terlepas dari dialog terbuka dengan manajemen serta penerapan budaya kolaborasi iCare setelah merger. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun kesamaan visi dan menjaga hubungan industrial tetap kondusif di tengah perubahan organisasi.

“Serikat pekerja hadir bukan sebagai antitesa manajemen, melainkan sebagai mitra strategis. Kami ikut memberikan masukan serta menyuarakan concern dari karyawan demi kebaikan bersama. Tujuannya satu, agar tercipta keharmonisan yang pada akhirnya mendorong tercapainya target-target perusahaan,” kata Ahmad Henry.

Menurutnya, peran serikat pekerja tidak hanya terbatas pada memperjuangkan hak dan kepentingan karyawan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun lingkungan kerja yang sehat melalui dialog sosial dan penyampaian aspirasi secara konstruktif.

BACA JUGA:  Hari ke-7 ILC Session 114: Semangat Perjuangan Buruh Terus Bergelora di Forum Internasional

Kehadiran SP XLSMART dalam forum tersebut sekaligus mewakili Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia yang mendukung partisipasi afiliasinya dalam berbagai forum ketenagakerjaan internasional. Melalui keterlibatan ini, pengalaman pekerja Indonesia dalam menghadapi perubahan korporasi dapat dibagikan kepada komunitas serikat pekerja global.

Mendapat Apresiasi Tokoh Serikat Pekerja Global

Pemaparan SP XLSMART mendapat respons positif dari sejumlah tokoh serikat pekerja internasional, termasuk President of UNI Asia & Pacific Shinichi Kitano. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi pemikiran positif yang dibawa delegasi SP XLSMART dalam pertemuan tersebut.

Konferensi ini juga dihadiri Rajendra Acharya selaku Regional Secretary UNI Apro Asia Pacific dan Fumiko Kimura selaku Director of ICTS UNI Apro Asia Pacific.

BACA JUGA:  Diduga Kerap Berkata Kasar dan Gunakan Kaki Saat Memberi Perintah, 3.400 Buruh PT Sun Suka Abadi Sukabumi Mogok Kerja Tuntut Kepala Produksi Mundur

Sejumlah tokoh lainnya yang hadir antara lain Benjamin Parton, Head of ICTS UNI Global, serta Datuk Mohamed Shafie BP Mammal, Koordinator Axiata Union Malaysia yang juga menjabat President of UNI Malaysia Labour Centre.

Kehadiran para perwakilan serikat pekerja dan organisasi internasional tersebut memperkuat pertukaran pengalaman mengenai tantangan ketenagakerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi, termasuk perubahan struktur perusahaan akibat merger dan akuisisi.

Partisipasi SP XLSMART dalam 28th UNI Apro ICTS Committee Meeting menjadi kesempatan bagi serikat pekerja Indonesia untuk menyampaikan pengalaman dalam mengawal integrasi perusahaan sekaligus memperluas dialog dengan gerakan pekerja internasional.

Pengalaman tersebut menegaskan bahwa hubungan industrial yang sehat membutuhkan keterbukaan, komunikasi berkelanjutan, dan kemitraan strategis antara serikat pekerja dan manajemen. Dengan pendekatan tersebut, kepentingan karyawan dapat tetap diperhatikan tanpa mengabaikan keberlangsungan bisnis dan pencapaian target perusahaan. (Sumber : RRI.co.id)