BATAM — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Arif Minardi, menyoroti pentingnya penciptaan iklim usaha yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan industri sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Arif meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada penerimaan pajak dari sektor usaha, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pelaku industri, terutama dalam hal perizinan dan pembiayaan.
Hal tersebut disampaikan Arif dalam acara konsolidasi dan silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KSPSI se-Sumatera yang digelar di Hotel Golden View, Bengkong, Batam, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (8/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026), tersebut mengusung tema “Memperkuat Soliditas, Membangun Sinergi dan Mengawal Perjuangan Pekerja Menuju Indonesia Maju.”
Menurut Arif, penguatan sektor industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Industri yang berkembang dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian sekaligus memperluas kesempatan kerja.
Karena itu, pemerintah dinilai perlu menciptakan kebijakan yang dapat mendorong dunia usaha untuk terus berkembang.
“Kalau perlu pendanaan, kalau perlu kemudahan usaha, jangan hanya menuntut pajak. Usaha bagaimana, izin-izin jangan dipersulit,” kata Arif.
Ia juga menyoroti masih adanya pungutan liar maupun biaya tidak resmi dalam proses perizinan yang dinilai dapat menjadi beban tambahan bagi dunia usaha.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar iklim investasi dan industri nasional semakin sehat dan kompetitif.
Selain kemudahan perizinan, Arif mendorong pemerintah memberikan dukungan pembiayaan serta membantu industri memperluas akses pasar, termasuk ke pasar luar negeri.
“Kalau perlu membantu pemasaran di luar negeri, kalau perlu pendanaan, kalau perlu kemudahan usaha. Jangan hanya menuntut pajak saja,” ujarnya.
Arif menegaskan, KSPSI akan terus memberikan dukungan sekaligus masukan kepada pemerintah dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan dunia industri dan ketenagakerjaan.
Ia berharap pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan industri nasional. Menurutnya, semakin kuat sektor industri, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja.
Melalui konsolidasi DPD KSPSI se-Sumatera tersebut, organisasi buruh itu juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal, menyerap aspirasi pekerja di daerah, serta meningkatkan peran pekerja dalam mengawal kebijakan ketenagakerjaan dan pembangunan nasional. (mri)
