BENGKALIS – Komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat oleh jajaran Polres Bengkalis. Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap ratusan pekerja PT Semunai Sawit Perkasa pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di pabrik PT Semunai Sawit Perkasa yang berlokasi di Jalan Lintas Duri–Pekanbaru, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan lingkungan kerja di sektor perkebunan kelapa sawit tetap terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan tempat kerja yang aman sekaligus menjaga produktivitas para pekerja.
“Tes urine ini bukan sekadar formalitas, melainkan deteksi dini untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika. Kami ingin meningkatkan kesadaran kolektif akan bahaya narkoba, sekaligus memastikan lingkungan kerja di Bengkalis tetap sehat, aman, dan kondusif,” ujar Fahrian.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 107 karyawan menjalani pemeriksaan urine. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika.
“Hasil ini menunjukkan bahwa manajemen dan pekerja PT Semunai Sawit Perkasa memiliki integritas serta komitmen yang kuat untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” kata Fahrian.
Ia mengapresiasi dukungan perusahaan terhadap pelaksanaan tes urine tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif dunia usaha dalam mendukung program P4GN merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat sekaligus mencegah masuknya peredaran narkoba ke kawasan industri.
Kapolres menegaskan, Polres Bengkalis akan terus memperluas pelaksanaan edukasi, sosialisasi, serta pemeriksaan urine secara berkala di berbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintahan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, sekaligus memperkuat budaya kerja yang disiplin, produktif, dan bebas dari narkoba sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.(Sumber : mediacenter.riau.go.id)
