Disnakertrans JABAR Targetkan 1.780 Peserta Pelatihan Kerja pada 2026, Fokus pada Kompetensi dan Wirausaha - lemspsi.com
Daerah

Disnakertrans JABAR Targetkan 1.780 Peserta Pelatihan Kerja pada 2026, Fokus pada Kompetensi dan Wirausaha

121

West Java DISNAKER Targets 1,780 Job Training Participants in 2026, Focusing on Skills Development and Entrepreneurship

Disnakertrans Jabar Targetkan 1.780 Peserta Pelatihan Kerja pada 2026-Gambar ilustrasi AI
BANDUNG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat menargetkan sekitar 1.780 peserta mengikuti program pelatihan kerja sepanjang 2026. Program ini mencakup pelatihan kewirausahaan mandiri dan pelatihan berbasis kompetensi untuk meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, menyampaikan target tersebut saat menghadiri Titian Karier Terpadu ITB atau Career Days Oktober 2026 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin (26/10/2026).

Menurut Kim Fajar, program pelatihan tersebut dibagi menjadi dua kelompok utama, yakni calon wirausaha mandiri dan peserta yang ingin meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Disnaker itu, tahun 2026 ini menargetkan 1.420 untuk penyedia kerja mandiri, kami latih, kemudian 360-an untuk yang berbasis kompetensi,” ujarnya.

Berdasarkan target tersebut, sebanyak 1.420 peserta akan mendapatkan pelatihan untuk mempersiapkan diri mengembangkan usaha mandiri. Sementara itu, sekitar 360 peserta lainnya akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Dengan demikian, total peserta yang menjadi sasaran kedua program tersebut mencapai sekitar 1.780 orang sepanjang 2026.

Tingkatkan Kesiapan Pencari Kerja

Kim Fajar menjelaskan, upaya menekan pengangguran tidak cukup hanya dengan memperbanyak kesempatan kerja. Pemerintah juga perlu memastikan pencari kerja memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Karena itu, penyiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam strategi memperluas kesempatan kerja di Jawa Barat.

“Bukan hanya dari penyedia lapangan kerja, tetapi juga penyiapan terhadap SDM-nya,” katanya.

Ia juga menyinggung pemanfaatan program pemerintah pusat, termasuk pemagangan nasional dan pelatihan melalui balai latihan kerja, untuk membantu menyiapkan tenaga kerja yang mampu memasuki dunia industri.

Melalui pelatihan berbasis kompetensi, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan. Adapun pelatihan kewirausahaan diarahkan untuk membekali masyarakat agar mampu membangun serta mengembangkan usaha secara mandiri.

Kedua pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan masyarakat dalam memperoleh penghasilan, baik melalui pekerjaan formal maupun kegiatan usaha.

Bursa Kerja Perlu Diimbangi Pelatihan

Pelaksanaan Titian Karier Terpadu ITB menjadi salah satu sarana yang mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja. Melalui kegiatan bursa kerja, perusahaan dapat mencari kandidat sesuai kebutuhan, sementara pencari kerja memperoleh kesempatan untuk mengakses informasi lowongan dan mengikuti proses rekrutmen.

Namun, kegiatan bursa kerja dan pelatihan memiliki fungsi yang berbeda. Bursa kerja membantu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, sedangkan pelatihan berfokus pada peningkatan keterampilan dan kesiapan calon tenaga kerja.

Keduanya dapat saling melengkapi dalam mendukung upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Meski demikian, target 1.780 peserta pelatihan yang ditetapkan Disnakertrans Jawa Barat tidak serta-merta menunjukkan jumlah orang yang akan terserap ke dunia kerja. Keberhasilan program juga perlu dilihat dari pelaksanaan pelatihan, peningkatan kompetensi peserta, serta tindak lanjut setelah program selesai.

Informasi mengenai jadwal pendaftaran, lokasi pelatihan, persyaratan peserta, dan jenis keterampilan yang tersedia perlu dikonfirmasi melalui kanal resmi Disnakertrans Jawa Barat agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat sebelum mendaftar. (Sumber : pikiran-rakyat.com)

Exit mobile version