BPS: Jabar, NTB, dan Jatim Jadi Kantong Pekerja Migran Terbesar di Indonesia - lemspsi.com
EkonomiNasional

BPS: Jabar, NTB, dan Jatim Jadi Kantong Pekerja Migran Terbesar di Indonesia

75

BPS: West Java, NTB, and East Java Become Indonesia's Largest Migrant Worker Hubs

ILUSTRASI- BPS Jabar, NTB, dan Jatim Jadi Kantong Pekerja Migran Terbesar di Indonesia

JAKARTA — Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jawa Timur resmi tercatat sebagai tiga provinsi penyumbang pekerja migran terbesar di Indonesia dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Ketiga wilayah ini berkontribusi lebih dari separuh total penduduk Indonesia yang memiliki pengalaman bekerja di luar negeri pada periode tersebut.

Temuan tersebut dimuat dalam laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Analisis Mobilitas Tenaga Kerja Hasil Sakernas 2025. Data ini mencakup penduduk berusia 15 tahun ke atas yang melakukan keberangkatan dan kepulangan dari luar negeri dalam durasi lima tahun terakhir.

Secara keseluruhan, BPS mencatat ada sekitar 315 ribu penduduk Indonesia yang berpengalaman bekerja di luar negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 57,2% atau lebih dari separuhnya berasal dari tiga provinsi utama:

  • Jawa Barat: 71,9 ribu orang

  • Nusa Tenggara Barat (NTB): 60,5 ribu orang

  • Jawa Timur: 47,7 ribu orang

BPS menilai bahwa tingginya angka migrasi internasional dari wilayah-wilayah ini dipicu oleh terbatasnya lapangan pekerjaan lokal serta tingginya biaya hidup. Faktor ekonomi menjadi dorongan utama masyarakat untuk mencari peluang kerja di luar negeri demi meraih pendapatan dan taraf hidup yang lebih memadai.

Malaysia dan Arab Saudi Jadi Negara Tujuan Favorit

Selain daerah asal, BPS juga memetakan negara tujuan utama para pekerja migran Indonesia. Hasilnya, Malaysia berada di posisi teratas sebagai negara tujuan yang paling banyak dipilih.

Berikut adalah 5 negara tujuan utama pekerja migran Indonesia:

  1. Malaysia: 159,4 ribu orang (50,6%)

  2. Arab Saudi: 48,6 ribu orang (15,4%)

  3. Taiwan: 25,1 ribu orang (8%)

  4. Singapura: 16,2 ribu orang (5,1%)

  5. Jepang: 10,6 ribu orang (3,4%)

Pola negara tujuan juga sangat dipengaruhi oleh daerah asal masing-masing pekerja:

  • Pekerja asal NTB: Mayoritas menuju Malaysia (39,6 ribu orang), diikuti Arab Saudi (11 ribu orang).

  • Pekerja asal Jawa Timur: Didominasi oleh pergerakan menuju Malaysia (28,6 ribu orang).

  • Pekerja asal Jawa Barat: Menjadi penyumbang terbesar untuk arus tenaga kerja menuju Arab Saudi (28,6 ribu orang).

BPS menyimpulkan bahwa pemusatan fenomena pekerja migran ini terjadi karena adanya jaringan kuat, kemudahan akses, serta tradisi mobilitas tenaga kerja internasional yang sudah terbentuk sejak lama di wilayah-wilayah tersebut.

Exit mobile version