SEMARANG — Akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal terus diperluas melalui kolaborasi strategis antara Agen BRILink dan BPJS Ketenagakerjaan. Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk mendekatkan layanan jaminan sosial kepada masyarakat, sekaligus mendorong semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko sosial dan ekonomi akibat pekerjaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gathering Agen BRILink yang berlangsung di Menara BRI Jalan Ahmad Yani, Semarang, Sabtu (15/10/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan agen mitra BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan pemahaman para agen mengenai peran strategis mereka dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di kalangan pekerja sektor informal.
Jembatan Akses bagi Pekerja Informal
Melalui jaringan layanan yang tersebar hingga ke pelosok pemukiman, Agen BRILink memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan bagi pekerja yang membutuhkan akses layanan jaminan sosial secara lebih mudah dan praktis.
Berbagai kelompok pekerja informal — mulai dari pedagang kaki lima, pengemudi ojek online/konvensional, hingga buruh harian lepas — kini dapat memanfaatkan kemudahan layanan Agen BRILink untuk pendaftaran kepesertaan maupun pembayaran iuran rutin BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi para Agen BRILink yang terus mendukung perluasan cakupan perlindungan ini.
“Agen BRILink merupakan mitra strategis sekaligus perpanjangan tangan kami dalam menjangkau masyarakat. Melalui jaringan agen yang dekat dengan aktivitas sehari-hari warga, pekerja sektor informal dapat memperoleh kemudahan layanan, termasuk pembayaran iuran tanpa harus datang langsung ke kantor cabang,” ungkap Irfan.
Dorong Kesadaran Pentingnya Jaminan Sosial
Irfan menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada kemudahan transaksi keuangan semata, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya edukasi dan pembentukan kesadaran masyarakat akan vitalnya jaminan sosial.
“Kami mendorong para Agen BRILink untuk menjadi motor penggerak dalam memperluas kesadaran dan kepesertaan. Dengan jaringan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, para agen memiliki peran penting membantu membuka akses perlindungan bagi pekerja yang selama ini belum tersentuh jaminan sosial,” tegasnya.
Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan hak dasar dan kebutuhan setiap pekerja, tanpa memandang jenis pekerjaan maupun besaran penghasilannya. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja berhak memperoleh jaminan atas risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun risiko sosial ekonomi lainnya.
Melalui sinergi yang kian kokoh antara BRILink dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan jangkauan layanan semakin dekat, kesadaran masyarakat terus meningkat, dan makin banyak pekerja sektor informal yang terlindungi. Kolaborasi ini turut menegaskan bahwa menghadirkan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. (Sumber : RRI.co.id)
